Minggu, 12 April 2026

Berita Kudus

Disnakkeswan Jateng Sediakan 5.000 Dosis Vaksin Rabies, Yoyon: di Sini Masih Zero Kasus, tapi . . .

Di Jateng masih zero kasus rabies, meski demikian Disnakkeswan Jawa Tengah menyiapkan 5.000 dosis vaksin rabies untuk melakukan antisipasi.

Penulis: Saiful MaSum | Editor: Yayan Isro Roziki
TribunMuria.com/Saiful Masum
Petugas melakukan vaksinasi rabies kepada anjing dan kucing di aula Dispertan Kudus, Sabtu (24/6/2023). 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan 5.000 dosis vaksin rabies.

5.000 dosis vaksin rabies itu digunakan untuk menanggulangi penyebaran virus rabies yang dibawa oleh anjing atau kucing.

Belakangan ini, kasus rabies sedang menjadi perhatian serius di sejumlah kota di Tanah Air.

Baca juga: Di Kudus Belum Ditemukan HPR, tapi Peminat Vaksinasi Rabies Membludak, Tembus 270 Pendaftar

Baca juga: Catat! Besok Dispertan Kudus Suntikkan 200 Dosis Vaksin Rabies untuk Anjing dan Kucing

Baca juga: DKPPP Temanggung Berikan 100 Dosis Vaksin Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan Warga

Vaksinasi rabies nantinya akan menyasar anjing, kucing, dan beberapa kategori hewan pembawa rabies. 

Sub Koordinator Kesehatan Hewan Bidang Veteriner pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, drh Yoyon Sunaryono mengatakan, vaksinasi merupakan sebuah upaya pencegahan virus rabies agar tidak menular kepada manusia.  

Kata dia, Jawa Tengah saat ini masih zero kasus rabies.

Tetapi, pihaknya tetap melakukan langkah antisipatif dengan menyiapkan 5.000 dosis vaksin rabies.

Dari jumlah tersebut, lanjut Yoyon, diprioritaskan menyasar anjing sebagai hewan pembawa rabies tertinggi.

Selebihnya disuntikkan kepada kucing, musang, monyet, dan beberapa hewan lainnya.

Yoyon menyebut, alokasi vaksin yang ada didapat dari APBN dan APBD dengan target disuntikkan semua hingga September mendatang. 

"Saat ini, Jawa Tengah masih zero kasus rabies."

"Namun, kita tetap berupaya mencegah agar tidak muncul kasus, salah satunya dengan cara vaksinasi," terangnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi rabies di Kabupaten Kudus, Sabtu (24/6/2023).

Dia menjelaskan, anjing menjadi target utama vaksinasi, mengingat penyebaran virus rabies melalui gigitan anjing mencapai 90 persen.  

Karena itu, pihaknya menargetkan semua anjing di wilayah Jawa Tengah harus divaksin. Guna meminimalisir kemungkinan timbulnya penyakit rabies di Jateng

"Vaksinasi rabies ini juga sudah kita lakukan di Solo, Kota Semarang, dan Kudus."

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved