Hukum dan Kriminal
Warga Semarang Meninggal Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Korban Dijemput 3 Orang di Rumah Tanpa Surat
Darso, warga, Gilisari, Kecamatan Mijen, Semarang, meninggal dunia setelah dianiaya oleh polisi. Korban dijemput di rumah tanpa surat penangkapan.
Penulis: Iwan Arifianto | Editor: Yayan Isro Roziki
Termasuk saksi dari keluarga korban.
"Dia anggota aktif. Sementara 1 dulu yang dilaporkan tapi dugaan ada 6 orang yang melakukan penganiayaan," ujarnya.
Pelaporan dilakukan di Mapolda Jawa Tengah karena dugaan penganiayaan dilakukan 200 meter dari rumah korban masih di wilayah Kecamatan Mijen.
"Kejadian penganiayaan pada 21 September 2024. Korban meninggal dunia pada 29 September 2024."
"Memang ada jarak pelaporan karena keluarga didatangi sejumlah orang untuk mengajak damai hingga akhirnya mereka meminta bantuan kami," jelas Antoni.
Dia mengungkapkan, kejadian penganiayaan berujung kematian ini berkaitan dengan kejadian kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh korban yang menyetir lalu menabrak orang di wilayah hukum Polresta Yogyakarta pada Juli 2024 lalu.
Korban sempat bertanggungjawab dengan membawa korban ke klinik terdekat. Namun, karena tidak punya uang korban meninggalkan KTP.
Setelah kejadian itu, korban pulang ke Semarang.
"Korban ketakutan karena mobil rental juga kemudian dia ke Jakarta nyari duit selama dua bulan tapi karena tidak ada hasil pulang kembali ke Semarang," terangnya.
Selama 1 minggu di Semarang, kata dia, korban lalu dijemput oleh orang diduga anggota dari Satlantas Polrestabes Yogyakarta.
Mereka mendatangi rumah korban mengendarai mobil, tiga anggota turun menanyakan kepada istri korban soal kebenaran alamat korban.
Tanpa curiga Istri korban memanggil korban karena mengira tiga orang itu adalah teman korban. Korban lalu keluar menemui anggota tersebut.
"Korban dibawa tanpa surat penangkapan surat tugas, dan tanpa surat apapun," bebernya.
Antoni melanjutkan, dua jam selepas dijemput, Ketua RT mendapatkan rumah korban untuk memberitahukan bahwa korban berada di RS Permata Medika Ngaliyan.
Pengakuan korban, dia sempat dipukuli di kepala, perut, dan dada.
Tersangka Keliling Kampung Cari Motor yang Kuncinya Tertinggal, Polres Kudus Ungkap Curanmor |
![]() |
---|
Napi Kasus Pajak di Rutan Semarang Surati Presiden: Persoalkan Atasannya, Minta Keadilan |
![]() |
---|
Polda Jateng Periksa 6 Polisi Polresta Jogja, Kasus Warga Mijen Diduga Tewas Dianiaya Oknum Polri |
![]() |
---|
Gempar! Satu Keluarga di Kediri Terkapar Bersimbah Darah, Tiga Orang Tewas Satu Lainnya Kritis |
![]() |
---|
Modus Penyelundupan 12 Kg Sabu Jaringan Internasional, dari Malayasia ke Jakarta Via Tanjung Emas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.