Berita Kudus
Mengenal Syekh Abdul Hamid, Ulama Berdarah Kudus Mengisi Belantika Keilmuan Islam di Makkah
Syekh Abdul Hamid merupakan ulama berdarah Kudus yang telah malang melintang mengisi belantikan keilmuan Islam di Tanah Suci Makkah.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Yayan Isro Roziki
Kemudian salah seorang panelis dalam seminar tersebut Mahrus Elmawa mengatakan, sampai saat ini masih minim kajian tentang literatur pesantren.
Sebagai seorang filolog, Mahrus mengatakan, kajian tentang literatur keislaman berbasis manuskrip pesantren belum pernah ada.
Hal ini bentuk eufemisme dari tidak adanya kajian. Hal ini berbeda dengan kajian literatur yang justru sudah bisa ditemui dalam manuskrip berbahasa Melayu atau Batak.
“Pesantren yang memiliki sumber litaratur yang banyak, masih tidak pernah dikaji. Kalau mau serius bikin kajian seperti ini, dikaji secara akademik dengan pendekatan tertentu. Jangan sekadar mengumpulkan manuskrip,” kata dia.
Kemudian Ketua PWNU Jawa Tengah Abdul Ghaffar Rozin menjelaskan, upaya dalam melestarikan manuskrip ulama bukan pekerjaan mudah.
Selain membutuhkan sumber daya manusia yang andal, juga membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Pengalamannya saat menjadi Ketua RMI NU hanya mampu menerbitkan 13 manuskrip dalam bentuk kitab. Proses untuk menerbitkan manuskrip tersebut perlu melewati proses tahqiq atau proses pemeriksaan seksama secara detail.
“Tanpa ada tahqiq hanya akan menjadi tumpukan naskah saja,” kata dia. (goz)
TMMD Kodim 0722/Kudus: Menjahit Asa, Membangun Masa Depan Desa Kandangmas di Lereng Muria |
![]() |
---|
PCNU Kudus Kembalikan Dana Hibah Rp 1,3 Miliar dari Pemkab ke Kejari |
![]() |
---|
Koleksi Melimpah, Museum Situs Purbakala Patiayam Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional |
![]() |
---|
Siswa Belajar dalam Kondisi Cemas, Ruang Kelas di SD Ngembalrejo Kudus Rusak sejak Lama |
![]() |
---|
Mustakim Masih Bersyukur, Tak Kuat Nanjak Bus Wisata Nyaris Terjun Jurang Sedalam 100 M di Kudus |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.