Berita Kudus
Mustakim Masih Bersyukur, Tak Kuat Nanjak Bus Wisata Nyaris Terjun Jurang Sedalam 100 M di Kudus
Bus rombongan wisatawan dari Tayu, pati, nyaris terjun ke jurang sedalam 100 meter di Lereng Muria. Beruntung, bus wisata tertahan pohon.
Penulis: Saiful MaSum | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Sebuah bus pariwisata bernopol K 7386 OA yang mengangkut wisatawan dari Tayu, Kabupaten Pati, terguling di jalur alternatif Pati-Kudus arah Muria, tepatnya di Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa (8/7).
Bus terguling ketika melintas di tanjakan kawasan perkebunan kopi, sekira pukul 11.45. Diduga bus tak kuat menanjak, sehingga berjalan mundur dan terguling ke jurang yang berada di sisi Selatan jalan.
Beruntung, badan bus tersangkut pohon kelapa, kopi, dan alpukat, sehingga tidak terperosok ke dasar jurang dengan kedalaman lebih dari 100 meter. Sebanyak 20 penumpang sempat histeris ketika bus terguling berjalan mundur hingga terguling.
Semua penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat ke rumah warga setempat, dengan satu penumpang lanjut usia mengalami luka-luka di bagian kepala dan dilarikan ke puskesmas terdekat.
Sopir bus, Mustakim mengatakan, bus yang dikendarainya tengah membawa rombongan untuk berwisata di Pijar Park dan sejumlah destinasi wisata lain di Lereng Gunung Muria.
Pada awalnya, menurut dia, perjalanan menuju tempat wisata dari Kabupaten Pati hendak menempuh jalur Kandangmas lewat jalur utama menuju Desa Kajar, Kecamatan Dawe.
Namun, bus kemudian mengambil jalur alternatif dengan melewati Gembong, Pati ke arah Japan, dengan tujuan menghadirkan suasana baru bagi penumpang dengan menempuh jalur lebih ekstrem.
"Saya sebenarnya sudah empat kali lewat jalur ini, apesnya hari ini (kemarin-Red), (bus-Red) enggak kuat nanjak," katanya, di lokasi.
Mustakim menyebut, bus bergerak dari Desa Glagah Kulon menuju Desa Japan dengan menempuh jalur menanjak. Dengan membawa 20 penumpang, bus bergerak pelan menaiki tanjakan dengan gigi transmisi 2.
Tidak kuat menanjak
Sekiranya di pertengahan tanjakan, bus tidak kuat. Sopir sudah berupaya memindahkan gigi transmisi 2 ke transmisi 1, namun gagal.
Bus dalam kondisi gigi transmisi 0 lantaran gagal pindah transmisi, akhirnya bergerak mundur secara perlahan sekitar 50 meter hingga terperosok ke jurang.
"Beruntungnya ada pohon-pohon yang menahan bus, enggak sampai jatuh ke dasar jurang. Penumpang semuanya selamat, ada satu penumpang yang luka-luka, sudah dibawa ke puskesmas," tuturnya.
Paska kejadian, semua penumpang dibawa ke rumah warga sembari menunggu perkembangan evakuasi badan bus yang terguling.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kudus, Ipda Moh Ja'far menuturkan, bus bergerak melewati jalur alternatif Kudus-Colo dalam kondisi masuk gigi transmisi 2.
TMMD Kodim 0722/Kudus: Menjahit Asa, Membangun Masa Depan Desa Kandangmas di Lereng Muria |
![]() |
---|
PCNU Kudus Kembalikan Dana Hibah Rp 1,3 Miliar dari Pemkab ke Kejari |
![]() |
---|
Koleksi Melimpah, Museum Situs Purbakala Patiayam Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional |
![]() |
---|
Siswa Belajar dalam Kondisi Cemas, Ruang Kelas di SD Ngembalrejo Kudus Rusak sejak Lama |
![]() |
---|
Mengenal Syekh Abdul Hamid, Ulama Berdarah Kudus Mengisi Belantika Keilmuan Islam di Makkah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.