Minggu, 12 April 2026

Berita Wonosobo

Lagi, Kendaraan Terbakar setelah Isi BBM di SPBU Pertamina di Jateng, Kali Ini Beat di Wonosobo

Honda Beat terbakar setelah isi BBM di SPBU Pertamina di Ngasinan, Wonosobo. Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi di sejumlah SPBU di Jateng.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: Yayan Isro Roziki
Istimewa
Gambar tangkapan layar video rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik sepeda motor Honda Beat di SPBU Ngasinan Wonosobo terbakar usai mengisi BBM, Rabu (7/8/2024). 

TRIBUNMURIA.COM, WONOSOBO - Video detik-detik sebuah sepeda motor terbakar di salah satu SPBU di Wonosobo terekam kamera CCTV.

Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang Dwi membenarkan adanya peristiwa kendaraan terbakar setelah mengisi BBM di SPBU Pertamina.

Dituturkan, kejadian tersebut terjadi di SPBU 44.563.02 atau SPBU Ngasinan Wonosobo turut Kelurahan Rojoimo, Kecamatan Wonosobo, pada Rabu (7/8/2024) malam.

Baca juga: SPBU Bakalan di Pati Terbakar, 1 Penumpang Espass Tewas Terpanggang, Begini Kata Pertamina

Baca juga: BREAKING NEWS: Ada Suara Ledakan, SPBU Colomadu Hangus Terbakar, Satu Unit Mobil Ludes

Baca juga: Ada 3 Kali Ledakan saat SPBU Undip Terbakar, Pelanggan Lari Tinggalkan Sepeda Motornya

"Sepeda motor Honda Beat milik konsumen dengan pelat nomor AA 4610 BP terbakar," ucapnya kepada Tribunmuria.com saat dikonfirmasi, Kamis (8/8/2024)

Aipda Nanang menjelaskan, kejadian bermula saat sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AA 4610 BP melakukan pengisian BBM jenis Pertamax di jalur khusus, dengan nomila Rp44.980.

Sesaat setelah selesai melakukan pengisian BBM, sepeda motor didorong ke depan menjauhi dispenser SPBU.

Saat sepeda motor dinyalakan dengan cara distarter satu kali, didapati hanya lampu sepeda motor menyala yang kemudian mati.
 
Kemudian pemilik sepeda motor mencoba maju selangkah dan kembali starter sepeda motor.

"Pada saat itu langsung muncul percikan api dari bawah sepeda motor tersebut," ucap Nanang.

Kemungkinan besar adanya korsleting yang berasal dari knalpot motor yang tidak standar atau knalpot racing. 

Karena sadar adanya api yang muncul, pengemudi berusaha menjauhkan sepeda motor ke arah depan menjauhi pulau pompa SPBU. Namun seketika api langsung membesar.

"Operator dan satpam yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengambil apar dan menutup semua pelayanan SPBU," imbuhnya.

Petugas bahu membahu memadamkan api yang telah membakar sepeda motor tersebut. 

Beruntung api berhasil dipadamkan dengan menggunakan 3 buah apar yang diambil di masing-masing pulau pompa SPBU. 

Setelah api berhasil padam, dilakukan pembersihan dan sterilisasi SPBU, hingga disimpulkan aman SPBU kembali beroperasi seperti biasa. 

Pasca insiden terbakarnya sepeda motor tersebut, diketahui ternyata knalpot sepeda motor tersebut memang benar tidak standar atau knalpot racing.

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved