Selasa, 19 Mei 2026

Berita Regional

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi dan Cuaca Ekstrem, Dampak Bibit Sikon 91S dan 94S

Gelombang tinggi dan cuaca buruk diperkirakan masih akan melanda wilayah selatan Indonesia, termasuk di Jateng, Jabar, dan DIY, dampak Bibit Siklon.

Tayang:
Istimewa/net
Ilustrasi gelombang tinggi - Peringatan dini BMKG: gelombang tinggi dan cuaca buruk diperkirakan masih akan melanda wilayah selatan Indonesia, termasuk di Jateng, Jabar, dan DIY, dampak Bibit Siklon. 

TRIBUNMURIA.COM, CILACAP - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tunggul Wulung Cilacap memberikan peringatan adanya potensi gelombang tinggi hingga 4 meter.

Gelombang tinggi itu berpotensi terjadi di samudera hindia selatan dan juga di perairan selatan Jawa Tengah, Jawa Barat, dan wilayah perairan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Termasuk perairan selatan dan samudera hindia selatan Kebumen dan Cilacap.

BMKG memperkirakan gelombang tinggi itu akan terjadi sejak Kamis (14/3) mulai pukul 07.00 WIB hingga Jumat (15/3) besok pukul 07.00 WIB.

Prakirawan BMKG Cilacap, Nurmaya, dalam rilisnya menyebut, daerah-daerah yang diperkirakan terjadi gelombang tinggi seperti di wilayah samudera hindia selatan Jawa Barat meliputi Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Pangandaran.

Kemudian di samudera hindia selatan Cilacap, Kebumen dan Purworejo.

"Gelombang sangat tinggi juga berpotensi terjadi di samudera hindia selatan Yogyakarta," kata Nurmaya kepada Tribunmuria.com, Kamis (14/3).

Sementara itu, di perairan selatan Jawa Barat, gelombang tinggi menghantui perairan Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Pangandaran.

Terjadi pula di perairan selatan Cilacap, Kebumen, Purworejo dan DIY.

Adapun penyebabnya yakni karena angin yang berhembus cukup kencang.

"Saat ini pola angin di Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Utara - Timur Laut dengan kecepatan angin 10-20 knot," ungkapnya.

Sementara itu, kata Nurmaya, di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya terdampak bibit siklon 91S dan 94S di Samudera Hindia dengan kecepatan 10-35 knot.

Dengan adanya peringatan potensi gelombang tinggi ini, maka BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

"Kami juga menghimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan update informasi cuaca maritim BMKG," imbaunya. 
(pnk)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved