Berita Jateng
Jemaah Haji Asal Kabupaten Kendal Kembali dari Tanah Suci, Tiga Orang Dirujuk ke Rumah Sakit
Tangis haru ratusan warga mewarnai suasana penyambutan rombongan haji asal Kabupaten Kendal kembali dari Tanah Suci, Jumat, 22 Juli 2022.
Penulis: Saiful MaSum | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM, KENDAL - Tangis haru ratusan warga mewarnai suasana penyambutan rombongan haji asal Kabupaten Kendal kembali dari Tanah Suci, Jumat, 22 Juli 2022, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.
Dari jumlah 493 jemaah haji yang berangkat, sebanyak 308 jemaah yang tergabung dalam kloter 10 tiba di Kabupaten Kendal sekiranya pukul 15.00 WIB.
Sisanya, 185 jemaah yang tergabung dalam kloter 11 diperkirakan sampai di Kabupaten Kendal pada Sabtu (23/7/2022) dini hari pukul 01.55 WIB.
Baca juga: Asap Tebal Dampak Kebakaran di Mranggen, Keluarga Pasien Bingung, RS Pelita Anugerah Tutup Sementara
Baca juga: Sepekan Pimpin Latihan, Pelatih Persijap Salahudin Ungkap Masih Butuh Stoper dan Striker
Baca juga: Wali Kota Semarang Hendi Ingin Tiap RT Minimal Ada 3 CCTV, Dukungn Keamanan Lingkungan
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kendal, Mahrus mengatakan, dari total jemaah yang berangkat asal Kabupaten Kendal, satu jemaah bernama Mustaji (59), asal Dusun Kacangan Lor, Desa Sendang Kulon, Kecamatan Kangkung meninggal di Makkah.
Kata dia, Mustaji meninggal pada 19 Juli terkonfirmasi sakit diabetes yang diderita sejak sebelum berangkat.
Jenazah dimakamkan di Makkah sebagaimana jemaah lain yang meninggal.
"Yang bersangkutan di Makkah juga sering keluar-masuk rumah sakit mendapatkan penanganan medis, meninggal bukan karena Covid-19. Dan dia sudah melaksanakan Tawaf Ifadah, sehingga sudah selesai melaksanakan haji secara sempurna," terangnya.
Sementara itu, Mahrus menyebutkan, ada tiga jemaah dari kloter 10 yang mendapatkan penanganan medis saat perjalanan pulang. Dua orang di antaranya dilarikan ke RSUD Dr Moewardi Surakarta karena mengalami sakit, dan seorang jemaah dilarikan ke RSUD Dr Soewondo Kendal.
Dia menerangkan, ketiga jemaah mengalami sakit bawaan seperti diabetes, sehingga perlu mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Alhamdulillah, untuk kloter 11 saat ini dalam keadaan sehat. Semoga tidak ada yang sakit, dan semua kembali ke rumah masing-masing dengan sehat," harapnya.
Mahrus menegaskan, semua jemaah haji asal Kabupaten Kendal negatif Covid-19 dalam perjalanan pulang. Hasilnya diketahui setelah melakukan tes PCR di debarkasi Solo.
Dia mengimbau kepada semua jemaah haji agar menyegerakan mandi dan ganti pakaian setelah sampai di rumah masing-masing, untuk menghindari potensi penularan virus. Setelah itu bisa menemui keluarga dan sanak family.
"Penyambutan dari Pemerintah Kendal sudah dilakukan di Solo, setelah sampai di Kendal langsung bisa pulang ke rumah. Untuk barang bawaan sudah sampai juga, tinggal menunggu koper ada keterlambatan, tapi hanya selisih beberapa jam saja," ujarnya.
Seorang jemaah haji asal Brangsong, Sarnoto mengaku terharu bisa menunaikan haji dan kembali ke Kendal dalam keadaan sehat.
Sebelumnya, dia dan istri harus bersabar selama dua tahun karena keberangkatan ke Tanah Suci tertunda lantaran pandemi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Jemaah-haji-227.jpg)