Berita Kudus
Menilik Kesiapan Kudus Laksanakan Progam Makan Bergizi Gratis, Begini Kata Kasdim Mayor Muhlisin
Menilik kesiapan Kudus laksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kasdim 0722/Kudus Mayor Inf Muhlisin sebut ada 10 sarjana penggerak pembangunan.
Penulis: Saiful MaSum | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0722/Kudus, Mayor Inf Muhlisin, mengatakan program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Kudus baru bisa dimulai pada 13 Januari mendatang.
Akan tetapi sudah ada 10 sumber daya manusia (SDM) yang telah lolos kualifikasi sebagai sarjana penggerak pembangunan.
Dua di antaranya kini sudah mendapatkan SK sebagai koordinator atau kepala dan staf di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur sehat MBG di Ponpes Nashrul Ummah Mejobo.
Baca juga: Ada 3.000 Sasaran Makan Bergizi Gratis di Blora, Siapa Saja? dari Bumil, Balita hingga Pelajar
Baca juga: 2.599 Pelajar Kudus Trial Makan Bergizi Gratis, Kebersihan Tempat Produksi Jadi Bahan Evaluasi
Sedangkan sisanya masih menunggu SK penempatan tugas manakala SPPG tambahan sudah terbentuk.
Menurut dia, 10 orang tersebut merupakan pilihan yang nantinya dipercaya mengawal pelaksanaan program MBG di Kabupaten Kudus.
Artinya, mereka sebagai calon kepala dapur atau kepala SPPG bakal diberikan tugas menjalankan program makan bergizi gratis.
Utamanya dalam hal menyiapkan menu makanan yang didistribusikan kepada sasaran yang telah ditentukan.
"Hasil rakor, di Kudus sudah ada10 orang calon yang sudah siap jadi kepala dapur, dua orang sudah dapat SK dari BGN, sisanya masih menunggu SK penempatan," terangnya, Rabu (8/1/2025).
Lebih lanjut, di SPPG Ponpes Nashrul Ummah Mejobo sudah memiliki 50 tenaga peofesional di dalamnya.
Terdiri dari satu orang kepala dapur, satu orang ahli gizi, satu orang akuntan, dan sisanya pekerja atau karyawan.
Dengan adanya 10 sarjana penggerak pembangunan, artinya di Kabupaten Kudus sudah siap berdiri beberapa SPPG untuk memperluas jangkauan sebaran MBG dalam waktu dekat.
Tinggal menyiapakan sarana dan prasarana pendukung seperti lahan dan gedung dapur MBG.
"Kalau tupoksi kami sebagai TNI membantu mengawasi, kami komunikasi dengan kepala dapur."
"Untuk pelaksanaan MBG pertama di Kudus pada 13 Januari nanti, kami akan cek bahan bakunya pada 12 Januari, termasuk mengawal proses distribusi makanan," tegasnya.
Pada 13 Januari nanti, kick off MBG di Kudus diproyeksikan menyasar 3.729 sasaran dalam rangka uji coba MBG sepekan. Dari jumlah tersebut, 3.496 di antaranya kategori pelajar dan sisanya ibu hamil/menyusui dan balita. (sam)
| 1.500 Paket Sembako BRI Peduli untuk Warga Miskin Diserahkan Melalui Karang Taruna Kudus |
|
|---|
| TMMD Kodim 0722/Kudus: Menjahit Asa, Membangun Masa Depan Desa Kandangmas di Lereng Muria |
|
|---|
| PCNU Kudus Kembalikan Dana Hibah Rp 1,3 Miliar dari Pemkab ke Kejari |
|
|---|
| Koleksi Melimpah, Museum Situs Purbakala Patiayam Diusulkan Jadi Cagar Budaya Nasional |
|
|---|
| Siswa Belajar dalam Kondisi Cemas, Ruang Kelas di SD Ngembalrejo Kudus Rusak sejak Lama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Sejumlah-pelajar-di-Kabupaten-Kudus-mengikuti-uji-coba-program-makan-bergizi-gratis.jpg)