Berita Kudus

Menilik Kesiapan Kudus Laksanakan Progam Makan Bergizi Gratis, Begini Kata Kasdim Mayor Muhlisin

Menilik kesiapan Kudus laksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kasdim 0722/Kudus Mayor Inf Muhlisin sebut ada 10 sarjana penggerak pembangunan.

Penulis: Saiful MaSum | Editor: Yayan Isro Roziki
TribunMuria.com/Saiful Masum
Sejumlah pelajar di Kabupaten Kudus mengikuti uji coba program makan bergizi gratis, Senin (30/9/2024). 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0722/Kudus, Mayor Inf Muhlisin, mengatakan program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Kudus baru bisa dimulai pada 13 Januari mendatang. 

Akan tetapi sudah ada 10 sumber daya manusia (SDM) yang telah lolos kualifikasi sebagai sarjana penggerak pembangunan. 

Dua di antaranya kini sudah mendapatkan SK sebagai koordinator atau kepala dan staf di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur sehat MBG di Ponpes Nashrul Ummah Mejobo.

Baca juga: Ada 3.000 Sasaran Makan Bergizi Gratis di Blora, Siapa Saja? dari Bumil, Balita hingga Pelajar

Baca juga: 2.599 Pelajar Kudus Trial Makan Bergizi Gratis, Kebersihan Tempat Produksi Jadi Bahan Evaluasi

Sedangkan sisanya masih menunggu SK penempatan tugas manakala SPPG tambahan sudah terbentuk.

Menurut dia, 10 orang tersebut merupakan pilihan yang nantinya dipercaya mengawal pelaksanaan program MBG di Kabupaten Kudus.

Artinya, mereka sebagai calon kepala dapur atau kepala SPPG bakal diberikan tugas menjalankan program makan bergizi gratis.

Utamanya dalam hal menyiapkan menu makanan yang didistribusikan kepada sasaran yang telah ditentukan. 

"Hasil rakor, di Kudus sudah ada10 orang calon yang sudah siap jadi kepala dapur, dua orang sudah dapat SK dari BGN, sisanya masih menunggu SK penempatan," terangnya, Rabu (8/1/2025).

Lebih lanjut, di SPPG Ponpes Nashrul Ummah Mejobo sudah memiliki 50 tenaga peofesional di dalamnya.

Terdiri dari satu orang kepala dapur, satu orang ahli gizi, satu orang akuntan, dan sisanya pekerja atau karyawan. 

Dengan adanya 10 sarjana penggerak pembangunan, artinya di Kabupaten Kudus sudah siap berdiri beberapa SPPG untuk memperluas jangkauan sebaran MBG dalam waktu dekat.

Tinggal menyiapakan sarana dan prasarana pendukung seperti lahan dan gedung dapur MBG.

"Kalau tupoksi kami sebagai TNI membantu mengawasi, kami komunikasi dengan kepala dapur."

"Untuk pelaksanaan MBG pertama di Kudus pada 13 Januari nanti, kami akan cek bahan bakunya pada 12 Januari, termasuk mengawal proses distribusi makanan," tegasnya. 

Pada 13 Januari nanti, kick off MBG di Kudus diproyeksikan menyasar 3.729 sasaran dalam rangka uji coba MBG sepekan. Dari jumlah tersebut, 3.496 di antaranya kategori pelajar dan sisanya ibu hamil/menyusui dan balita. (sam)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved