Berita Kudus
Alhamdulillah, BLT DBHCHT Buruh Rokok di Kudus Tahap Kedua Cair, Tiap Orang Terima Rp600.000
BLT buruh rokok di Kudus yang bersumber dari DBHCT sudah cair. Masing-masing buruh mendapat Rp600.000 dari alokasi BLT untuk dua bulan.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, KUDUS – Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk buruh rokok yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai dan tembakau (DBHCHT) di Kabupaten Kudus tahap kedua sudah disalurkan. Masing-masing buruh menerima sebesar Rp 600 ribu.
Bupati Kudus HM Hartopo menyempatkan diri untuk meninjau penyaluran BLT buruh rokok di Pabrik Djarum di Karangbener Kudus.
Dalam kesempatan itu Hartopo juga menyempatkan diri untuk berbincang barang sejenak kepada buruh rokok yang sedang bekerja.
Baca juga: Aturan Penggunaan DBHCHT Longgar, Hartopo Fokus untuk Pembangunan Infrastruktur
Baca juga: BLT DBHCHT Blora Cair Rp 5,7 Miliar untuk Buruh Tani Tembakau, Bukan Petani Tembakau
Baca juga: DBHCHT Kudus Capai Rp 291 Miliar, Ketua DPRD Kudus Masan: Terus Kawal Sesuai Regulasi
“Alhamdulilllah bisa membahagiakan buruh rokok karena memang sudah ada peraturan Menteri Keuangan Nomor 215, 30 persen(DBHCHT) untuk BLT pada khususnya buruh rokok ini yang keempat tapi dibuat dua sesi,” kata Hartopo.
Masing-masing buruh penerima BLT mendapat dua kali pencairan. Pencairan pertama sebelum lebaran sebesar Rp600 ribu.
Kemudian pencairan kedua saat ini sebesar Rp600 ribu.
“Satu kali pencairan untuk dua bulan sekaligus, per bulannya Rp300 ribu."
"Jadi total ada empat bulan BLT,” kata Hartopo.
Hartopo memastikan pada anggaran perubahan nanti aka nada BLT lagi dua bulan.
Nominalnya sama, yakni per bulan Rp300 ribu.
Sedangkan penyalurannya akan dicairkan satu kali.
“Kalu tidak November ya Desember pencairan BLT untuk berikutnya,” katanya.
Sementara salah seorang buruh rokok Djarum Karangbener, Istiani, merasa senang atas BLT yang diterimanya.
Dia akan menggunakan uang tunai bantuan tersebut untuk keperluan rumah tangga.
“Untuk beli sembako untuk kebutuhan rumah,” katanya.
