Polemik Warek I UMK
Perilaku Warek 1 UMK Diduga Intimidasi Wisudawan Bikin Gaduh, Bupati Hartopo Angkat Bicara
Perilaku Warek 1 UMK, Sulistiyowati, yang diduga mengintimidasi mahasiswi PGSD saat galdi bersih wisuda telah membikin gaduh dan merugikan UMK.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Yayan Isro Roziki
Tidak hanya itu, surat juga dilayangkan pada PT Djarum, PT Sukun, PT Nojorono, PT HIT, PT Pura, PT Kudos, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Gubernur Jateng, Bupati Kudus, dan Ketua DPRD Kudus.
Diberitakan sebelumnya, pengalaman tak mengenakkan menimpa mahasiswi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UMK, Annisya Qonaah.
Annisya mengaku mendapat intimidasi dari WR 1 UMK, Sulistyowati, saat gladi bersih acara wisuda, beberapa waktu lalu.
Annisya mengaku sakit hati karena diintimidasi oleh WR 1, terkait pembacaan puisi.
Tak sebatas soal pembaaan puisi, Annisya juga disinggung soal orangtua dan tempat tinggalnya.
Sementara itu, Warek 1 UMK, Sulistiyowati, mengatakan dirinya tidak melakukan intimidasi.
Dia mengaku hanya ingin memastikan acara wisuda berjalan sesuai jadwal yang telah dibuat.
Dirinya tidak ingin, kejadian Annisya’ membaca puisi di wiusda fakkultas, untuk memberi dukungan Siti Masfuah, dosen PGSD yang sempat dipecat Yayasan UMK, terulang kembali. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/saat-konferensi.jpg)