Seleksi Perades Kudus
Menilik Ruwetnya Seleksi Perades di Kudus: Server Ngelag, Kades Sebut Data Semrawut dan Cacat Hukum
Pelaksanaan seleksi Perades di Kudus ruwet, hasil tes berubah-ubah indikasi datanya semrawut. Mekanisme pelaksanaan tes tak sesuai Perbup: cacat hukum
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Yayan Isro Roziki
Misalnya untuk masalah berubah-ubahnya hasil skor peserta seleksi dari Desa Medini, Kecamatan Undaan; kemudian dari Desa Sadang, Kecamatan Jekulo; Kesambi, Kecamatan Mejobo; dan Japan, Kecamatan Dawe.
“Aduan yang masuk ke kami umumnya karena masalah skor yang keluar tiga kali dan berubah-ubah. Hampir semua aduan itu dari peserta yang mengikuti tes dari Unpad,” kata Saiful Anas.
Adanya aduan tersebut, kata Saiful Anas, pihaknya siap mendampingi.
Namun syaratnya peserta mengajukan sanggahan atas hasil seleksi kepada panitia di desa masing-masing.
Sebab, menurutnya hal itulah yang sesuai aturan yang ada.
“Kalau hasilnya masyarakat tidak puas, tidak ada aturan main selanjutnya."
"Kalau memang masalah skor yang sama (tes) bisa diulang."
"Kalau masih keberatan bandingnya ke mana,” kata dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/tes-seleksi-perangkat-desa-di-Graha-Mustika-Getaspejaten-Kudus.jpg)