Breaking News:

Berita Jateng

Bendera NU di Kartasura Dicopot, Nahdliyin Bereaksi, Satpol PP Sukoharjo Minta Maaf

Pencopotan bendera salah satu ormas keagamaan  terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) di Kartasura Sukoharjo memicu reaksi keras dari kader NU.

Penulis: Khoirul Muzaki | Editor: Muhammad Olies
Tribun Jateng/Khoirul Muzakki
Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Sukoharjo meminta maaf ke kader NU atas pencopotan bendera NU di Kartasura 

TRIBUNMURIA.COM, SUKOHARJO- Pencopotan bendera salah satu ormas keagamaan  terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) di Kartasura Sukoharjo memicu reaksi keras dari kader NU, khususnya Banser. 

Aksi pencopotan bendera NU itu sebelumnya dilakukan oleh anggota Satpol PP Kabupaten Sukoharjo

Entah apa alasannya, anggota Satpol menertibkan bendera-bendera yang dipasang di jalan Jenderal Ahmad Yani Kartasura atau di seputaran Tugu Kartasura. 

Aksi penertiban itu disayangkan oleh kalangan nahdliyin hingga mereka bereaksi.

Beruntung masalah pencopotan bendera Nahdlatul Ulama itupun segera diselesaikan secara damai oleh kedua belah pihak.

Baca juga: Logo Buatan Guru SMK Cordova Margoyoso Pati Terpilih Jadi Lambang Resmi IAI Khozinatul Ulum Blora

Baca juga: UPDATE: Mobil Anggota DPRD Jateng Kecelakaan di Semarang, Korbannya Pembeli Cilok

Baca juga: FX Rudy PDIP Solo Beri Restu Jika Gibran Anak Jokowi Maju Pilgub 2024

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Sukoharjo Suryanto mengakui anggotanya sempat mencopot bendera yang belakangan diketahui atribut NU di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kartasura. 

Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi lantaran adanya misinformasi dari jajarannya. 

"Penertiban atribut di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kartasura oleh anggota Satpol PP terjadi karena miskomunikasi dari kami, " kata Suryanto. 

Pasca kejadian itu, ia dan jajarannya pun menemui para kader NU, termasuk pemuda Ansor dan Banser yang merasa dirugikan atas kejadian itu. 

Di hadapan para kader NU, Suryanto yang mewakili Satpol PP Kabupaten Sukoharjo meminta maaf atas kejadian tersebut. 

Tak hanya meminta maaf, sebagai bentuk tanggung jawab, Satpol PP Sukoharjo kembali memasang bendera NU yang sempat dicopot ke tempatnya semula. 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus NU atau kalangan nahdliyin atas kerjasama mereka. 

"Mohon maaf sebesar-besarnya kepada jajaran NU. Sebagai bentuk tanggung jawab, sudah dilakukan pemasangan kembali sesuai penempatan awal, " kata Suryanto.

 

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved