Berita Jateng

Tambang Pasir Ilegal di Lereng Merapi Makin Parah, Kepala ESDM Jateng Senggol Balai TNGM

Tambang pasir ilegal di lereng Merapi kian parah. Kepala ESDM Jateng, Sujarwanto singgung perlunya ketegasan Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM)

Penulis: Faisal Affan | Editor: Yayan Isro Roziki
TribunMuria.com/Faisal M Affan
Situasi penambangan ilegal di lereng Gunung Merapi yang masuk kawasan Taman Nasional Gunung Merapi di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, belum lama ini. 

TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Keberadan tambang pasir ilegal di lereng Merapi, yang ada di wilayah Jawa Tengah dinilai kina parah dan mengkhawatirkan.

Belum lama ini, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah (Jateng) pun melakukan penertiban tambang ilegal ilegal di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang

Pada kesempatan itu, petugas ESDM Jateng mendapati banyak pertambangan pasir ilegal yang sudah memasuki kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).

Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah, Sujarwanto 234
Kepala Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral Jawa Tengah (ESDM Jateng), Sujarwanto.

Sejumlah pihak pun bersuara atas masifnya tambang pasir ilegal di kawasan TNGM tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala ESDM Jawa Tengah, Sujarwanto, mengatakan pihak Balai TNGM harus bertindak tegas terhadap pengelola tambang ilegal.

Bila tidak, dikhawatirkan praktik penambangan pasir secara ilegal tersebut akan merusak ekosistem lereng Gunung Merapi.

"Diharapkan TNGM bertindak tegas. Kalau ada Perpres harus ditegakkan."

"Semua bisa menutup, tapi ada penanggung gugat pertama, yang lain turut serta mendukung," terangnya, Senin (16/1/2023).

Sulitnya memberantas tambang ilegal di Jawa Tengah, ditengarai karena adanya bekingan dari oknum aparat.

Bahkan, sejumlah pengelola tambang pasir ilegal secara terang-terangan menyebut siapa saja oknum yang ada di balik beroperasinya tambang ilegal tersebut.

Sujarwanto juga mengakui hal tersebut ada, namun sulit ditindak.

"Saya tidak pernah nyatakan ada beking. Kalau ada yang menyatakan ya harus dicari dan membuktikan."

"Kalau ada yang beking ya seharusnya bekingi yang baik, beking kok beking maling. Kalau ada ya berhenti," ujarnya.

Dari hasil penertiban pertambangan di lereng Gunung Merapi, pihak ESDM Jawa Tengah akan memanggil pihak-pihak pengelola tambang.

Tujuannya tak lain untuk dilakukan pembinaan agar memiliki izin.

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved