Berita Jateng
Bayi Usia Tiga Hari Ditinggal Di Teras Musala Nurul Anwar, Limbangan Cilacap
Warga Desa Limbangan, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap digegerkan dengan penemuan bayi.
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNMURIA.COM, CILACAP - Warga Desa Limbangan, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap digegerkan dengan penemuan bayi yang masih "merah".
Bayi mungil yang ditemukan dalam kardus tersebut diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya.
Kabaghumas Polresta Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto menyebut, bayi itu memiliki panjang badan sekitar 53 centimeter.
Bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan di teras Musala Nurul Anwar di Desa Limbangan pada Selasa (27/12) dini hari sekira pukul 02.07 WIB.
"Seorang bayi laki-laki telah ditemukan oleh warga Limbangan, Wanareja. Bayi tersebut ditemukan didalam kardus di teras musala setempat," kata Tri Hartanto dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Gatot Tri Hartanto, saat kejadian, warga juga menemukan secarik kertas yang menuliskan tanggal lahir si bayi.
"Ketika ditemukan, usia bayi saat itu baru 3 hari," ungkapnya.
Baca juga: Anak-anak di Kudus Sumbang 10 Persen Kasus HIV-AIDS, Tertular Dari Ibu dan Perilaku Homoseksual
Baca juga: Mixue, Es Krim yang Viral di Medsos Ternyata Sudah Ada di Jepara, Ini Biaya untuk Buka Franchise
Baca juga: Ari Wachid Pimpin Deklarasi Prabowo Presiden 2024 di Kudus
Saat ini bayi tersebut dirawat di rumah keluarga ibu Siti Chatijah warga setempat.
Gatot Tri Hartanto menyebut saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa pelaku pembuangan bayi.
"Saat ini kita masih telusuri siapa pelakunya yang tega membuang bayi di sekitar musala," ucap Gatot Tri Hartanto.
Salah seorang warga, Rohaedi menceritakan, dirinya menemukan bayi tersebut saat ia hendak melaksanakan salat tahajud di Musala Nurul Anwar.
Sesampainya di dekat musala, Rohaedi mendengar suara tangisan bayi di sekitarnya.
Mendengar suara tersebut kemudian Rohaedi memanggil Siti Chatijah untuk memeriksa suara tangisan bayi itu.
"Pas saya cari ternyata betul ada bayi berjenis kelamin laki-laki tergeletak didalam kardus di teras musala," kata Rohaedi.
Rohaedi menjelaskan bahwa saat ditemukan, bayi tersebut juga dilengkapi dengan perlengkapan bayi yang ditinggal berupa sarung. Adapula secarik kertas yang bertuliskan tanggal lahir bayi tersebut yaitu 24 Desember 2022.
"Kemudian warga sekitar melaporkan penemuan itu kepada pihak kepolisian setempat," tandasnya. (pnk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/teras-Musala-Nurul-Anwar-Desa-Limbangan.jpg)