Berita Blora

Sudah Layani 4.495 Pelanggan Jargas, Bupati Arief Ingin Memperluas Hingga Perkotaan

Bupati Blora Arief Rohman mengupayakan kampung jargas di Blora diperluas tidak hanya di pedesaan, melainkan jargas bisa sampai di perkotaan. 

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Raka F Pujangga
Dok. Humas Prokopim Blora
Bupati Blora Arief Rohman dan rombongan saat mendatangi Ditjen Migas Kementerian ESDM, Selasa (15/11/2022), dalam rangka upayakan kampung jargas di Blora diperluas. Tidak hanya di pedesaan, melainkan jargas bisa sampai di perkotaan. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Bupati Blora Arief Rohman mengupayakan kampung jaringan gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) di Blora diperluas tidak hanya di pedesaan, melainkan jargas bisa sampai di perkotaan. 

‘’Saya sempatkan untuk bersilaturahmi ke  Ditjen Migas Kementerian ESDM, bertemu dengan Direktur Pembinaan Program Migas, Mustafid Gunawan," ucap Arief Rohman kepada Tribunmuria.com usai datangi Ditjen Migas Kementerian ESDM, Selasa (15/11/2022). 

Pihaknya menyampaikan usulan pembangunan energi migas, termasuk penambahan jargas.

Baca juga: 16 Pelaku Pengeroyokan Remaja Blora Ditahan, Supriyono: Mereka Kelompok Perguruan Silat

"Semoga kedepan Kementerian ESDM bersama Pertamina dan PGN bisa menambah luasan Jargas Kabupaten Blora. Tidak hanya di pedesaan, mimpi kita bisa sampai perkotaan seperti Prabumulih,” terang Arief Rohman

Diketahui Prabumulih ditetapkan sebagai Kota Gas terbesar di Indonesia pada tahun 2019 lalu. Karena sebanyak 42.668 rumah telah teraliri jaringan gas.

Dikatakannya, manfaat jargas di Blora kini telah mengaliri sekitar 4.495 pelanggan rumah tangga, dan satu pelanggan UMKM. 

Pelanggan rumah itu tersebar di Desa Sumber, Mojorembun, Wado, Pulo, Tanjung, Kemantren, Kapuan, dan Medalem.

Arief Rohman menyatakan senang dengan kondisi itu.  

“Terimakasih kepada Kementerian ESDM, Pertamina, dan PGN. Kami berharap program jargas di Blora bisa terus diperluas. Agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat yang lebih luas lagi," jelas Arief Rohman. 

Baca juga: Sidak Proyek Pembangunan Jalan Senilai Rp 9,2 Miliar, Arief Rohman: Harus Selesai Sesuai Target

"Apalagi sumber gasnya juga dari bumi Blora sendiri, yakni dari sumur PT Pertamina Central Processing Plant (CPP) Blok Gundih di Desa Sumber, Kradenan,” imbuh Arief Rohman

Keberadaan kampung jaringan gas rumah tangga (jargas) di wilayah Blora selama ini dinilai mampu merubah desa miskin menjadi desa mandiri bebas gas elpiji bersubsidi. 

Bahkan masyarakat merasa lebih hemat dan terbantu dengan adanya jargas di desanya, tanpa harus bingung gonta ganti gas melon.

Sukarti (56) warga Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, yang ikut menikmati jargas tersebut mengaku kini lebih mudah untuk memasak seduhan kopi bagi pelanggannya dengan menggunakan api jargas yang terpasang di rumahnya.

“Sudah beberapa tahun terakhir saya pakai jargas. Tidak khawatir kehabisan gas, karena bisa dinyalakan kapan saja 24 jam. Selain untuk jualan kopi, juga untuk masak. Tidak menimbulkan asap seperti tungku kayu bakar," ungkap Sukarti. 

"Sebulan hanya habis sekitar 50 ribu hingga 60 ribuan. Lebih irit, hemat, dan aman, daripada pakai gas melon,” ujar Sukarti. 

Baca juga: Lakukan Safari Subuh, Ini Yang Dicurhati Warga Ke Bupati Blora Arief Rohman

Penjual kopi di tepi Jalan Menden – Peting itu mengatakan, para tetangganya juga merasakan manfaat dari program jargas rumah tangga itu. 

Pihaknya berharap program jargas seperti ini bisa terus ditingkatkan.

Sementara itu, Bagas Indra Permadi, petugas Jasa Penunjang Migas PGN Area Blora, mengatakan, pihaknya secara berkala juga melakukan pengecekan dan perawatan jaringan gas yang telah aktif mengaliri masyarakat.

“Stasiun gas selalu kita periksa dan dirawat. Jika ada masalah di pelanggan rumah tangga kita juga hadir langsung ke rumah-rumah untuk memperbaikinya. Harga jargas ini hanya Rp 4.250 per meter kubik,” ucap Indra Permadi. (kim) 

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved