Berita Blora

Pelaku Utama Pengeroyokan Berujung Maut Terungkap, AKP Agus: Senjata Tajam Dikubur di Sendang Megal

Pelaku utama dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan satu pemuda asal Bojonegoro, yakni FA sempat kabur ke luar kota. 

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Raka F Pujangga
Dok. Humas Polres Blora
Pelaku utama saat diamankan oleh pihak kepolisian dan diringkus di rumahnya. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Pelaku utama dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan satu pemuda asal Bojonegoro, yakni FA sempat kabur ke luar kota. 

FA yang sering dipanggil N ditangkap dirumahnya di Jalan Bypass pada Rabu (2/11/2022) sore oleh tim Resmob Polres Blora.

"Tersangka N adalah eksekutor. Dia sudah dewasa dan bukan anak-anak lagi. Jadi perlakuannya biasa," ucap Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana, Kabupaten Blora, Kamis (3/11/2022).

Baca juga: Kasus Penganiayaan Anggota TNI dan Warga Sipil Berujung Damai, Tersangka Telah dibebaskan

Dikatakannya, N sempat kabur ke Ngawi diantar temannya menggunakan sepeda motor pada Selasa (1/11/2022) usai pengeroyokan. 

Sesampainya di warung kopi sekitar alun-alun Ngawi, temannya tersebut disuruh pulang.

Kemudian N melanjutkan perjalanan dijemput teman yang lain menuju ke Sragen.

"Saya yang disuruh antar naik motor ke Ngawi. Saat itu ada luka di mata kirinya. Saat ditanya, katanya gak apa-apa. Saya nggak tahu kalau habis bertengkar," ungkap teman pelaku N. 

Untuk menangkap N, polisi menerjunkan tim Resmob Polres Blora

Polisi juga berkoordinasi dengan jajaran Polsek di wilayah Ngawi.

"Saat melakukan pencarian, kami juga koordinasi dengan Kapolsek di wilayah Ngawi dan Sragen," terang AKP Agus Budiana.

AKP Agus Budiana menjelaskan dari 19 anak yang diamankan, enam di antaranya diduga ikut melakukan penganiayaan. 

Baca juga: Polisi Tangkap Otak Pengeroyokan hingga Korban Tewas di Mentul Cepu, Polisi: Dipicu Soal Asmara

Sedangkan yang lain masih dalam pemeriksaan intensif oleh polisi.

"Pelaku sudah dikirim ke Polres. Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain dan itu masih terus kita dalami," jelas AKP Agus Budiana.

Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menganiaya korban jenis bendo, pisau dan pakaian dan celana yang ada bercak darah. 

Barang bukti senjata tajam tersebut, dikubur di Sendang Mbah Megal, Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. (kim) 

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved