Rabu, 10 Juni 2026

Berita Jateng

Pendataan Regsosek di Jateng Sudah Capai 57,37 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah terus merampungkan proses Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek)2022.

Tayang:
Penulis: Hermawan Endra | Editor: Raka F Pujangga
TRIBUNMURIA/Hermawan Endra
Acara workshop wartawan dalam rangka publisitas pendataan awal Regsosek 2022 di Kantor BPS Jateng, Rabu (2/11).  

TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah terus merampungkan proses Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

Per 2 Oktober 2022 tercatat sudah ada 57,37 persen keluarga di Jateng yang terdata.

Kepala BPS Jateng, Adhi Wiriana mengatakan, capaian tersebut terus bergerak dan dapat dipantau secara real time.

Baca juga: Ihwal Regsosek 2022, Sekda Pati Jumani: Validitas Data Warga Miskin Itu Penting

Dari jumlah tersebut sebanyak 3,9 juta bangunan tempat tinggal sudah ter tag in.

DIjelaskannya total petugas yang dikerahkan untuk mensukseskan program ini ada 61.245 orang.

Mereka tersebar di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah dengan estimasi target pendataan 11.645.737 keluarga.

Menurutnya ada beberapa kendala yang dihadapi dalam program yang berlangsung 15 Oktober - 14 November 2022 ini, seperti hujan deras yang terjadi akhir-akhir ini di wilayah mengakibatkan petugas ada kendala secara waktu pendataan, di beberapa kab/kota terjadi banjir dan tanah longsor, serta penduduk yang sebagian mengungsi.

Selain itu, kendala lain apartemen yang penghuninya relatif sulit ditemui dan sangat menjaga privasinya, asrama TNI, Polri, Akmil masih menunggu surat izin dari atasannya.

Baca juga: Wabup Blora Ingatkan Jangan Ada Titipan Dalam Regsosek 2022

Serta ada juga persoalan Ketua SLS/RT susah ditemui karena kesibukan maupun tidak mengenali warga.

Data regsosek akan mulai  tersedia pada pertengahan 2023 dan dapat digunakan sebagai rujukan pelaksanaan berbagai program yang dilaksanakan oleh pemerintah termasuk penghapusan kemiskinan ekstrim.

"Ada empat manfaat dari regsosek pertama untuk pendekatan administrasi kependudukan, kedua supaya lebih tepat sasaran, ketiga terkait untuk perencanaan yang inklusif, dan keempat pemberdayaan masyarakat," kata Adhi Wiriana saat acara Workshop Wartawan dalam rangka publisitas pendataan awal Regsosek 2022 di Kantor BPS Jateng, Rabu (2/11). (*)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved