Berita Kudus
Asah Kemampuan Matematika dan Alquran, Omatiq Dapat Dukungan Penuh Bupati Hartopo
Bupati Kudus HM Hartopo mendukung penuh Olimpiade Matematika dan Alquran (Omatiq) yang mengasah kemampuan matematika dan Alquran.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Raka F Pujangga
TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo mendukung penuh Olimpiade Matematika dan Alquran (Omatiq) yang diselenggarakan Yatim Mandiri Cabang Kudus.
Menurutnya, kesempatan itu menjadi ajang mengasah potensi anak yatim dan duafa di bidang matematika dan Alquran.
Omatiq sendiri merupakan ajang kompetisi yang diikuti oleh anak yatim dan duafa dari Kudus dan sekitarnya.
Baca juga: Pj Bupati Pati Siapkan Penanganan Komprehensif Cegah Banjir Bandang Susulan
Pesertanya ada 50 anak, untuk kompetisi cabang Alquran telah digelar pada 23 September 2022.
Kemudian untuk cabang matematika digelar pada 14 Oktober 2022 di Gedung Setda Lantai 4.
"Atas nama Pemkab Kudus, saya sangat mendukung dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Tentu memberikan dampak positif dalam memperoleh bibit-bibit berkualitas yang memiliki prestasi," kata Hartopo.
Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai wadah dalam mengasah kemampuan anak dalam meningkatkan kompetensi yang dimiliki.
Satu di antaranya dengan cara ini agar potensi yang dimiliki anak didik dapat dimaksimalkan.
"Kegiatan ini sebagai ajang mengasah kemampuan mereka. Kita selaku pengasuh harus memberikan semangat dan dukungan karena ini menjadi tugas bersama untuk melakukan pembinaan agar potensi yang dimiliki dapat dimaksimalkan," ujarnya.
Baca juga: Pj Bupati Pati Henggar Budi Apresiasi Lomba MAPSI Bisa Bentuk Karakter dan Akhlak Siswa
Hartopo berpesan agar selama pelaksanaan lomba, para peserta harus mengedepankan sportifitas.
Untuk itu, optimisme harus dimiliki setiap individu.
"Berlomba harus sportif, tidak boleh minder dan ragu. Harus optimis pada diri sendiri bahwa kita mampu, tentunya dengan mempersiapkan kemampuan yang dimiliki," pesannya.
Dirinya berharap agar perlombaan ini tidak hanya bersifat formalitas sehingga dapat diselenggarakan tiap tahunnya.
Dengan demikian, akan selalu muncul anak didik yang berprestasi.
"Lomba ini jangan hanya sebagai seremoni atau formalitas saja, harus dilaksanakan tiap tahunnya. Harapannya nanti akan lahir orang-orang yang berprestasi, pandai dalam ilmu pengetahuan khususnya bidang matematika dan Al-Quran," harapnya.
Baca juga: Tingkatkan Layanan, Biznet Perluas Jaringan Kabel Fiber Optic Bawah Laut Senilai Rp 3 Triliun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Peserta-Omatiq.jpg)