Berita Blora

Terungkap, Motif Pria Bojonegoro Aniaya Personel Polisi di Cepu, Dendam Lama kepada Tetangga

Terungkap, motif warga Bojonegoro aniaya polisi -yang selidiki kasus pencurian sepeda motor (curanmor)- di sebuah tempat karaoke di Cepu: dendam lama

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Yayan Isro Roziki
TribunMuria.com/Ahmad Mustakim
Tersangka penganiayaan terhadap anggota kepolisian di Cepu, Rambang Ruhaji, digelandang petugas untuk dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Blora, Senin 29 Agustus 2022 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Terungkap, motif seorang pria asal Bojonegoro, Jawa Timur, yang tiba-tiba memukul dan menganiaya seorang polisi yang sedang melakukan penyelidikan kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Kamis (25/8/2022) kemarin.

Tersangka penganiayaan terhadap Briptu Ahmad Udin, polisi anggota Unit Reskrim Polsek Cepu, di sebuah tempat karaoke itu adalah Rambang Ruhaji.

Rupanya, pria asal Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro, Jawa Timur tersebut menyimpan dendam lama kepada seorang tetangganya di kampung halaman.

Ruhaji yang saat itu dalam kondisi setengah mabuk minuman keras menyangka Briptu Ahmad Udin adalah tetangga di kampungnya, yang dulu pernah memukulinya.

Tak ayal, karena sudah memendam dendam lama, Rambang segera menghapiri Briptu Ahmad Udin, dan langsung melayangkan bogem mentah kepada korban.

Bisa dibilang, Rambang salah sasaran dalam melampiaskan dendam lama itu.

Sebab, yang dihajarnya kala itu di tempat karaoke di Cepu adalah seorang anggota kepolisian, bukan tetangga yang dulu pernah memukulinya.

"Dendam lama kepada tetangga satu desa, dia dulu sempat pukuli saya, lalu akhirnya diproses dan masuk selama 6 bulan di Bojonegoro," ucap Rambang Ruhaji kepada tribunmuria.com di Mapolres Blora, Senin 29 Agustus 2022.

Ditegaskannya, kejadian pemukulan tersebut disebabkan karena pengaruh minuman beralkohol.

"Mabuk pak, minum 3 botol minuman beralkohol. Kemudian melihat orang yang saya kira mukuli saya dulu, langsung saya pukul."

"Dendam lama tersulut, tapi ternyata salah sasaran," tegas Rambang Ruhaji.

Ia mengaku memukul sampai tiga kali dibagian pipi dan mulut. Ia punmelakukannya sendiri secara spontan.

Diberitakan sebelumnya, nasib sial terjadi pada seorang polisi anggota Reskrim Polsek Cepu, Polres Blora, Briptu Ahmad Udin (26).

Polisi yang sedang menyelidiki kasus pencurian sepeda motor (curanmor) tersebut dianiaya pengunjung sebuah tempat karaoke di Cepu, hingga depannya goyang, hampir copot.

Halaman
12
Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved