Berita Demak
Warga Timbulsloko Demak Upacara Kemerdekaan, Proklamasi Sendiri Ingin Merdeka dari Rob
Warga Timbulsloko juga melakukan proklamasi merdeka dari banjir rob yang membuat dukuh di tempatnya terisolir.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNMURIA.COM, DEMAK - Meski Dukuh Timbulsloko Demak terendam banjir rob, para warga melakukan upacara hari kemerdekaan dengan khitmat.
Ketika pukul 8, para warga langsung berkumpul di dekat mushola dan melakukan upacara.
Air laut yang merendam kaki selutut orang dewasa tidak menghalangi para warga untuk terus berupacara.
Mulai dari anak-anak hingga para lansia kompak mengikuti upacara meski harus berdamai dengan rob.
Ketika bendara merah putih dikibarkan diiringi lagu Indonesia Raya, warga yang mengikuti upacara hormat dengan khitmad.
Usai melakukan pengibaran bendera, para warga menyanyikan lagu tujuh belas agustus dan mendengarkan proklamasi dari Soekarno.
Tidak hanya itu, bahkan warga Timbulsloko juga melakukan proklamasi merdeka dari banjir rob yang membuat dukuh di tempatnya terisolir.
Isi dari prokolamasi sebagai berikut.
Proklamasi Mimpi - Mimpi Kami, Masyarakat Pesisir Korban Banjir Rob, Akibat Pengrusakan Lingkungan.
Kami warga Timbulsloko, Demak. Kami juga ingin hidup tenang, damai dan sehat.
Segala bentuk, hal-hal dan upaya pengrusakan terhadap tempat hidup kami harus dihentikan.
Kami juga berhak untuk hidup baik dan sehat.
Dengan segala kekuatan yang ada, kami menyelamatkan diri, memerdekakan diri kami dari banjir rob.
Hal hal mengenai pemulihan lingkungan, penyelamatan kampung-kampung pesisir dari tenggelam, harus dilakukan dengan cara yang adil dan manusiawi, bukan diskriminasi dan menenggelamkan kami seperti Tol Tanggul Laut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/upacara-timbulsloko-demak-2022.jpg)