Hepatitis Akut Misterius
Hepatitis Akut Misterius pada Anak Berpotensi Menular ke Orang Dewas, Simak Penjelasan Kemenkes
Hepatitis Akut Misterius pada Anak Berpotensi Menular ke Orang Dewas, Simak Penjelasan Kemenkes
TRIBUNMURIA.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan Hepatitis akut misterius pada anak berpotensi menular kepada orang dewasa, melalui udara.
Diketahui, hepatitis akut misterius pada anak yang menyerang sejumlah anak di Indonesia dan negara lain terdeteksi pada beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan temuan, terdapat adenovirus pada pasien yang terinfeksi hepatitis akut. Hal ini yang membuat Kemenkes menyatakan bahwa penyakit ini bisa menular melalui udara.
Baca juga: Jangan Panik! Dokter RSUD Loekmono Hadi Kudus Beber Kiat Cegah Hepatitis Akut Misterius pada Anak
Baca juga: Ada Korelasi Omicron dengan Kasus Hepatitis Akut Misterius pada Anak, Ini Temuan Peneliti Jepang
Baca juga: Hipotesa Epidemiolog: Hepatitis Akut Miterius pada Anak bagian dari Pandemi: Bentuk Long Covid-19
Baca juga: Dinkes Jateng Luruskan Kabar Vaksin Penyebab Hepatitis Akut Misterius
Penjelasan Kemenkes
Sebagaimana diberitakan KOMPAS.com pada Selasa (17/5/2022), Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hepatitis akut misterius kemungkinan bisa menginfeksi orang dewasa.
"Kemungkinan bisa," kata Nadia, saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/5/2022).
Sementara itu, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Metabolik Endokrin dari RS Cipto Mangunkusumo, Dr. dr. Em Yunir, Sp.PD-KEMD menyampaikan, kasus hepatitis akut disebut bisa menular ke orang dewasa.
"Bisa saja, seperti hepatitis A lewat oral, hepatitis B dan hepatitis C melalui kontak darah, jarum suntik yang tidak steril, dan hubungan seks," ujar Em Yunir, saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (16/5/2022).
Em Yunir menambahkan, penularan hepatitis dari satu orang ke orang lainnya bergantung pada jenisnya.
Dilansir dari situs resmi CDC melalui KOMPAS.com, hepatitis A disebabkan oleh virus hepatitis A, hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B, dan hepatitis C disebabkan oleh virus hepatitis C.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Erni Juwita Nelwan, PhD, Sp.PD, K-PTI mengatakan, menularnya suatu penyakit bergantung pada penyebabnya.
Menurut Erni, suatu penyakit bisa menular jika penyakit itu memang bersifat menular.
"Tidak semua hepatitis menular. Hepatitis yang disebabkan kuman bisa menular, tapi kalau karena autoimun atau karena obat-obatan tidak bisa menular," ujar Erni.
"Kalau hepatitisnya dikarenakan virus, ya menular," imbuhnya.
Hepatitis yang diinduksi obat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Ilustrasi-penderita-hepatitis-akut.jpg)