Berita Ungaran
Volume Kendaraan di Kabupaten Semarang Meningkat 200 Persen, Prediksi Kepadatan saat Arus Mudik
Volume Kendaraan di Kabupaten Semarang Meningkat 200 Persen, Prediksi Kepadatan saat Arus Mudik
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, UNGARAN - Volume kendaraan yang melintasi Kabupaten Semarang diprediksi meningkat 200 persen saat arus mudik-balik lebaran 2022.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang tengah menyiapkan sejumlah jalur alternatif dan pengecekan rambu lalu lintas di berbagai jalan di Kabupaten Semarang.
Hal itu dilakukan untuk menghadapi arus mudik-balik lebaran 2022.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang, Tri Martono, arus mudik lebaran kali ini sangat berbeda dengan dua tahun yang lalu.
Dikatakan, pada dua tahun lalu pemerintah memberlakukan larangan mudik seiring diterapkannya status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama pandemi Covid-19.
Namun sekarang pemerintah telah kembali membolehkan warga untuk mudik pada lebaran 2022 ini, dengan syarat sudah harus vaksin booster.
“Kita siapkan jalur alternatif untuk menghadapi arus mudik lebaran tahun ini,” tuturnya kepada TribunMuria.com melalui pesan singkat, Selasa (12/4/2022) malam.
Ia juga memprediksi bahwa lonjakan atau kenaikan volume kendaraan bisa mencapai 200 persen dibanding hari biasa.
Untuk itu, ia mengatakan bahwa pihaknya akan mempersiapkan segala sesuatu agar proses mudik mendatang berlangsung lancar.
Ia menyebutkan sebanyak 15 titik jalur alternatif akan disiapkan, meliputi berbagai wilayah yang berbatasan dengan kota/kabupaten tetangga.
Kelima belas titik jalur alternatif itu meliputi Barukan-Suruh-Bonomerto, Banyubiru-Kecandran, Kelurahan-Banyubiru, Butuh-Getasan, Sumowono-Kemawi, Bedono-Lanjan, Jambu-Candi dan Candi-Gedongsongo.
"Kemudian yang menghubungkan Rengas-Bawen, Tuntang-Tambakboyo, Barukan-Klero, Delik-Pabelan, serta sisanya jalur alternatif dalam kota Ungaran," sebutnya.
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan upaya perbaikan rambu lalu lintas.
Kemudian melakukan penambahan petunjuk arah temporer di beberapa titik untuk memudahkan pengguna jalan yang melintas.
"Lampu penerangan jalan umum (PJU) juga akan kami cek, mana yang rusak akan kami perbaiki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Jalan-Nasional-Semarang-Solo-tepatnya-di-depan-Kantor-Bupati-Semarang-Ungaran.jpg)