Berita Blora
Objek Wisata Kubangkangkung Cilacap Perpanjang Jam Buka selama Ramadan, Supri: untuk Ngabuburit
Objek Wisata Kubangkangkung Cilacap tambah Jam Buka selama Ramadan, Supri: untuk Ngabuburit
Penulis: Pingky Setiyo Anggraeni | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, CILACAP - Objek wisata Waduk Kubangkangkung tetap beroperasi selama bulan suci Ramadan 2022.
Waduk Kubangkangung merupakan destinasi wisata yang berada di Desa Kubangkakung, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).
Selama Ramadan 2022, destinasi wisata air dengan latar belakang pemandangan hutan karet ini tetap dibuka untuk umum.
Sehingga, wisatawan dapat menikmat sore hari, ngabuburit, menunggu buka puasa di kawasan waduk dengan udara yang segar.
Bahkan pengelola wisata Waduk Kubangkangkung memberi kelonggaran waktu jam buka, yang awalnya buka dari pukul 08.00 - 16.00 WIB, kini dibuka dari pukul 08.00 hingga pukul 17.00 WIB setiap harinya.
Supriyadi (36) pengelola Wisata Waduk Kubangkangkung mengatakan bahwa adanya penambahan waktu jam buka tak lain untuk memberi ruang kepada para pengunjung untuk ngabuurit, menunggu waktu berbuka puasa.
"Kita buka selama puasa itu untuk menghibur masyarakat menunggu buka puasa di sore hari atau istilahnya untuk ngabuburit dan khusus di bulan puasa juga kita tutup jam 5 sore, biasanya tutup jam 4 sore," kata Supriyadi, Minggu (3/4/2022).
Selain adanya penambahan jam buka, Supriyadi menuturkan bahwa nantinya juga akan diadakan berbagai acara untuk menemani pengunjung ngabuburit.
Seperti tahun-tahun sebelumnya ketika ramadan, Waduk Kubangkangkang baru akan ramai dikunjungi wisatawan pada sore hari.
Berdasarkan pantauan tim tribunmuria.com ketika siang hari di Waduk Kubangkangkung ini memang sepi pengunjung, hanya ada beberapa orang saja yang terlihat sedang memancing.
"Kebanyakan pengunjung datangnya sore, ngabuburit biasanya sambil mancing di sini, tidak hanya bapak-bapak tetapi ibu-ibu juga ada yang ikut," kata Supriyadi.
Selain memancing, pengunjung dapat menghabiskan waktu ngabuburit dengan menikmati aneka wahana di Waduk Kubangkangkung ini.
Misalnya naik bebek ontel, berswafoto, dan juga duduk-duduk santai di area taman bunga.
Untuk menyambut libur lebaran tahun ini, Supriyadi bersama teman-temannya sudah mulai mempersiapkan dan membenahi berbagai wahana dan fasilitas seperti jembatan apung, spot selfie, taman, dan gazebo.
Walaupun belum ada surat keterangan resmi dari pemerintah khususnya dari Disporapar Kabupaten Cilacap mengenai tempat wisata, namun ia mengatakan bahwa adanya aturan bebas mudik menjadi angin segar bagi pengelola tempat wisata seperti dirinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/waduk-kubangkangkung-cilacap.jpg)