Berita Pati
Peringati Ultah ke-6, Sekolah Islam Al-Azhar Pati Resmikan Masjid Dyah_Prakoso
Peringati Ultah ke-6, Sekolah Islam Al-Azhar Pati Resmikan Masjid Dyah_Prakoso Yayasan Nadira Ummul Yatama
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Yayan Isro Roziki
Budi juga bersyukur bahwa Sekolah Islam Al-Azhar Pati sudah memasuki usia keenam.
Sesuai visi-misi yang ada, ia berharap sekolah ini bisa mewujudkan generasi Muslim berakhlak karimah yang bersaing secara global dengan kemampuan teknologi informasi, kemampuan bahasa internasional, serta kemampuan akademis yang mumpuni.
Sementara, penceramah sekaligus pengawas yayasan, Habib Jakfar Sadik al-Munawwar, turut bersyukur atas keberadaan masjid ini.
“Semoga bisa memberi manfaat bukan hanya untuk masyarakat, melainkan juga memberikan pengajaran yang baik untuk siswa-siswi, supaya lebih mengenal dan cinta terhadap masjid."
"Memberikan pelajaran pada mereka betapa pentingnya memakmurkan rumah Allah, karena orang yang memakmurkan rumah Allah tergolong orang beriman."
"Insyaallah mereka setelah lulus menjadi orang yang cinta pada rumah Allah,” harap dia.
Adapun Ustaz Ali Abdul Wahid, ustaz di Sekolah Islam Al-Azhar Pati, juga turut bersuka cita.
Ia juga memberikan padanan nama berbahasa Arab dari Masjid Dyah_Prakoso yang sekaligus memiliki muatan doa.
“Kita tahu seluruh bahasa adalah ciptaan Allah. Namun bahasa Arab adalah bahasa yang dipilih Allah sebagai bahasa firman-Nya."
"Maka kami cari kemiripan, bahwa nama masjid Dyah_Prakoso dalam bahasa Arab mirip dengan Abdiyyah Farroqosho,” kata dia.
Menurut Ustaz Ali, abdiyyah bermakna hamba, farro itu berlari kepada Allah, dan qossho ialah bercerita, bisa dimaknai cerita di akhirat nanti tentang amaliyah manusia selama di dunia.
“Mudah-mudahan masjid ini bisa berfungsi maksimal. Ada empat fungsi, yakni untuk ibadah dan zikir, untuk dakwah, untuk taklim atau pengajaran, serta untuk melayani umat,” kata dia.
Ustaz Ali berharap, masjid ini bisa memberikan pelayanan terhadap umat di sekitarnya, terutama mereka yang kurang mampu. Pelayanan bukan hanya ketika hari besar.
“Misalnya ada mobil siaga yang disiapkan oleh masjid, bisa dipakai mengantar mereka yang sakit untuk pergi berobat,” tandas dia. (mzk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/masjid-dyah_prakoso-pati-sekolah-islam-al-azhar.jpg)