Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Kudus

Video Stok Minyak Goreng Curah di Kudus Langka

Minyak goreng curah di Kudus beberapa hari terakhir mengalami kelangkaan. Warga pun kelimpungan.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Hermawan Handaka

"Tapi kalau gak ada (minyak goreng curah) yang bikin pusing. Di rumah habis. Toko-toko keliling satu kota tidak ada. Usahanya (kerupuk) ini libur tidak goreng," tandas Antok.

Sebelum-sebelumnya Antok bisa pakai minyak goreng curah atau kemasan untuk usaha kerupuknya.

Pasalnya sebelum terjadi kelangkaan, kedua jenis minyak goreng tersebut selisih harganya tidak terpaut jauh.

Sementara saat ini minyak goreng kemasan di Kudus rata-rata di angka Rp 25 ribu per liter.

Antok tidak bisa berbuat banyak selain berharap kepada pemerintah supaya segera menyelesaikan masalah minyak goreng.

Sementara dari pantauan TribunMuria.com di toko kelontong yang biasa menjual minyak goreng curah di Gang IVJalan Nuri Kudus minyak goreng curah tidak tersedia.

Di situ sudah menumpuk antrean jeriken dari sejumlah calon pembeli minyak goreng curah.

Kondisi serupa juga terjadi di beberapa toko kelontong besar di sekitar wilayah tersebut.

Pemilik toko kelontong, Beny, mengatakan, tokonya belum mendapat kiriman minyak goreng curah dari distributor di Semarang setelah pemerintah mencabut HET minyak goreng kemasan.

Terhitung sejak sepekan yang lalu kiriman belum ada.

Biasanya, kata Beny, dalam sepekan tokonya dua kali dikirim minyak goreng curah.

Setiap kali kirim menggunakan truk tangki kapasitas 5 ribu liter.

"Ini belum tahu kapan mau dikirim lagi," kata dia.

Berhubung banyak warga yang datang ingin membeli minyak goreng curah di tokonya, Beny sampai menulis menulis di kertas yang ditempel di tokonya.

Bunyi tulisannya: "Minyak curah kosong. Belum tahu datang kapan". (*)

 

 

 

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved