Rombongan Wisata Kudus Kecelakaan
Ada Kecelakaan Bus Wisata MI Miftahul Ma'arif, Pengawas Madrasah Kudus Imbau Karyawisata Ditunda
Pengawas Madrasah Kaliwungu Kemenag Kabupaten Kudus meminta seluruh madrasah yang hendak melaksanakan karyawisata harus ditunda.
Penulis: Raka F Pujangga | Editor: Moch Anhar
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Seluruh madrasah yang hendak melaksanakan karyawisata harus ditunda.
Hal itu disampaikan Pengawas Madrasah Kaliwungu Kemenag Kabupaten Kudus, Ahmad Atiq, saat dihubungi TribunMuria.com, Kamis (3/3/2022).
Dia menyampaikan, kejadian kecelakaan rombongan karyawisata dari MI Miftahul Ma'arif bisa menjadi pelajaran.
"Saya sudah sampaikan lewat grup madrasah agar tidak ada yang melaksanakan karyawisata. Harus ditunda, jangan dilaksanakan," katanya.
Baca juga: Korban Kecelakaan Bus Wisata di Purbalingga Mayoritas Warga Kaliwungu Kudus, Begini Kata Kades
Baca juga: Jalur Tengkorak Minim Rambu, TKP Kecelakaan Rombongan MI Miftahul Maarif Kudus di Purbalingga
Atiq menyampaikan, saat ini belum mendapatkan informasi adanya madrasah yang sudah menyusun rencana untuk menggelar karyawisata.
"Belum ada madrasah lain yang berencana karyawisata," jelasnya.
Kegiatan yang digelar MI Miftahul Ma'arif itu merupakan ziarah dari Demak, Pekalongan dan terakhir ke Purbalingga.
"Itu memang kegiatan rutin dari satuan pendidikan, jadi tidak ada izin. Kalau izin, ya tidak boleh," ucapnya.
Saat ini, sejumlah siswa yang selamat dari kecelakaan tersebut sudah diperkenankan untuk pulang.
Sekitar pukul 16.30, rombongan sudah sampai di Kabupaten Kendal dan diperkirakan tiba di sekolah sekitar pukul 19.00.
"Perkiraan pukul tujuh malam sudah sampai di sekolah," ucapnya.
Sedangkan korban terluka yang dilaporkan sebanyak 21 orang masih berada di rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.
"Informasinya 21 orang yang terluka, kebanyakan guru karena duduk di depan. Sedangkan siswa banyak yang selamat," ujarnya.
Baca juga: Mardijanto Terpilih Sebagai Ketua DPC Demokrat Kudus, Ini Target yang Akan Dibidiknya dalam Pemilu
Baca juga: Mantan Kades Mindahan Jepara Kasman Kembalikan Uang Hasil Korupsi Rp100 Juta
Dari kejadian itu, pihaknya mendapatkan laporan empat orang mengalami patah tulang sehingga perlu tindakan operasi.
"Empat orang diinformasikan sudah dilakukan tindakan operasi. Ada yang mengalami patah tulang tangan dan kaki," jelas Atiq. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Kecelakaan-Bus-Pariwisata-PO-Kalingga-rombongan-wisata-MI-Miftahul-Maarif-Kudus.jpg)