Berita Pati
Warga Trangkil Datangi DPRD Pati, Tanya Kejelasan Pembangunan Pabrik Sepatu
Mereka beraudiensi dengan DPRD Pati untuk mempertanyakan kejelasan mengenai wacana akan dibangunnya pabrik sepatu di wilayah Kecamatan Trangkil.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: M Zaenal Arifin
"Tapi ada juga masyarakat yang menolak karena lahannya masih produktif untuk pertanian".
"Hal ini akan kami komunikasikan dengan eksekutif," paparnya.
Ali menegaskan, pihaknya tidak anti terhadap investor.
Justru senang dengan datangnya investor karena bisa mengurangi angka pengangguran.
Namun, ia mengimbau agar lahan yang digunakan untuk industri disesuaikan dengan peruntukannya.
"Banyak lahan industri yang disediakan di Pati, jumlahnya 5.000 hektare lebih. Bukan sedikit".
"Bisa diarahkan ke lahan yang tidak produktif agar ada pemerataan tenaga kerja".
"Kalau lahan produktif dibuat pabrik, bisa mengurangi sekaligus menambah pengangguran".
"Di satu sisi industri menyerap pegawai, di sisi lain lahan produktif pertanian berkurang," terang Ali.
Ia berharap, pembukaan lahan industri bisa diarahkan ke tanah tidak produktif.
Sehingga persoalan terkait pengangguran bisa ditangani secara tepat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Audiensi-Warga-Trangkil.jpg)