Berita Blora
Perluasan Area, Bandara Ngloram Blora Digelontor Rp25 Miliar, Rozzaq: Pembebasan Laha 3,6 Ha
Perluasan Area, Bandara Ngloram Blora Digelontor Rp25 Miliar dari APBN 2022, Rozzaq: untuk Pembebasan Laha 3,6 Ha
Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Yayan Isro Roziki
Sementara itu, Kepala Desa Ngloram, Diro Beni Susanto, menjelaskan ihwal hak milik lahan.
Menurutnya, sebagian besar merupakan lahan milik warga Desa Ngloram, sementara sebagian kecil lainnya hak milik warga desa tetangga.
Dirinya mengungkapkan tahun 1970 Bandara Ngloram adalah Bandara khusus Pertamina kemudian diserahkan ke Kementerian Perhubungan.
Dengan perkembangan bandara ini, membutuhkan untuk mendukung fasilitas.
Mau tidak mau karena bandara Ngloram wilayah di Ngloram perlu lahan tambahan di sekitar Ngloram.
"Saya berharap tidak menemui kendala di lapangan. Karena tahap dilakukan sesuai aturan dan menggandeng tim appresial dan mematuhi aturan yang ada," terangnya.
Terkait perluasan ini, dirinya mengatakan untuk dibicarakan secara kekeluargaan sehingga tidak timbul permasalahan di lapangan.
"Sehingga bisa mengambil keputusan yang saling menguntungkan. Warga desa Ngloram yakin mematuhi aturan yang ada," pungkasnya. (kim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Bandar-Udara-Bandara-Ngloram-Kecamatan-Cepu-Kabupaten-Blora.jpg)