Berita Brebes
Brebes Direndam Banjir, 11 Fasilitas Umum dan 33 Sekolah serta 7.000 Warga Terdampak
Sebagian wilayah Kabupaten Brebes terendam banjir. 11 fasilitas umum dan 33 sekolah serta 7.000 warga du 8 kecamatan terdampak.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, BREBES - Kondisi banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Brebes, hari ini mulai surut, Selasa (21/1/2025).
Akses jalan perkampungan di beberapa kelurahan masih tergenang air, sedang air yang sebelumnya masuk rumah sudah mulai surut.
Banjir tersebut disebabkan oleh meluapnya air Sungai Pemali akibat hujan deras yang terjadi, pada Minggu (19/1/2025).
Baca juga: Cerita Korban Banjir Tanggul Kali Bodri Kendal Jebol: Suara Germuruh Air Bah Setinggi 2 Meter
Baca juga: Banjir Grobogan Rendam Rel Kereta di Jalur Gubug-Karangjati, Perjalanan KA Terganggu
Baca juga: Jembatan Kali Belo Tersono Putus, Pj Bupati Batang Siapkan Skenario Darurat: Bisa Dilintasi Motor
Wilayah yang masih tergenang oleh air di antaranya di Desa Terlangu dan Desa Limbangankulon, Kabupaten Brebes.
Warga Kelurahan Terlangu, Eka Sri Hayati (40) mengatakan, banjir dan genangan sudah mulai surut.
Akan tetapi beberapa titik masih tergenangi air. Misalnya sekolah di tempatnya mengajar, SD Negeri Terlangu 01 Brebes.
Sekolahnya tergenangi air karena lebih rendah dari akses jalan.
"Di sini langganan banjir. Karena kondisinya masih ada air, anak-anak diliburkan dulu. Kalau kemarin setengah hari," katanya.
Warga Kelurahan Limbangankulon, Eko (38) mengatakan, di wilayahnya yang masih tergenang air adalah akses jalan di perkampungan.
Sedangkan untuk yang masuk ke rumah-rumah sudah surut.
Ia mengatakan, perkampungannya kemasukan air dari limpahan Sungai Sigeleng.
"Ini masih ada genangan air di jalan-jalan. Semoga air cepat surut," ungkapnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengatakan, banjir yang terjadi di Kabupaten Brebes karena meluapnya Sungai Pemali.
Karena tidak mampu menampung bibit air akhirnya semakin besar dan meleber.
Ia mencatat, ada 8 kecamatan dan 16 kelurahan terdampak dan 6.000 rumah dan sebanyak 7.000 warga terdampak.
Kemudian ada 11 Fasilitas Umum dan 33 Sekolah di Brebes Terdampak Banjir terdampak yang menyebabkan anak-anak tidak bisa sekolah.
"Hari ini debit air sudah mulai menurun, tadinya sekira 70-80 centimeter sekarang sudah sekira 20-30 centimeter. Tapi memang dampaknya masih dirasakan," jelasnya. (fba)
| Wartawan di Brebes Gagalkan Aksi Penciruan, Adu Pukul dan Piting Pelaku yang Hendak Kabur |
|
|---|
| Kunjungi Jawa Tengah, Presiden Jokowi Resmikan 6 Jembatan di Jalur Pantura Jateng |
|
|---|
| 14 Bacaleg di Brebes Ramai-ramai Mundur, KPU: Kini Ada 569 Bacaleg Rebutkan 50 Kursi DPRD |
|
|---|
| Dipamiti Gubernur, Kiai dan Ulama Brebes: Alhamdulillah, Jateng Aman Tentram Dipimpin Ganjar |
|
|---|
| Mata Elisa Berkaca-kaca: Terima Kasih Pak, Berkat Lapak Ganjar Produk Saya Tembus Eropa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Kondisi-genangan-air-banjir-yang-masih-terjadi-di-Kabupaten-Brebes.jpg)