Selasa, 9 Juni 2026

Berita Kudus

Ingin Adopsi Metode Menghafal Alquran Yanbua, Pesantren IBTS Salatiga Sowan KH Ulin Nuha Arwani

Pesantren Islamic Boarding Tahfidz School (IBTS) Salatiga ingin mengadopsi pembelajaean atau metode menghafal Alquran Yanbua, Menara, Kudus.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Yayan Isro Roziki
Istimewa
Rombongan Pesantren IBTS Salatiga saat beraudiensi dengan Dewan Penasehat Yayasan Arwaniyyah Kudus KH Ulinnuha Arwani, di Kudus Selasa (30/1/2024). 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Pesantren Islamic Boarding Tahfidz School (IBTS) Salatiga ingin mengadopsi pembelajaean atau metode menghafal Alquran Yanbua.

Hal itu ditandai dengan kunjungan Direktur Boarding IBTS Ahmad Amirudin kunjungan ke kediaman Dewan Penasehat Yayasan Arwaniyyah Kudus KH Ulin Nuha Arwani di Jl Moh Arwani No 24 Kajeksan, Kota Kudus Selasa (30/1/2024).

Tujuan kunjungan tersebut, tidak lain ingin mengadopsi pembelajaran atau metode menghafal Al-Quran ala Yanbu'ul Quran Kudus untuk diterapkan di IBTS Salatiga.

 "Alhamdulillah diterima langsung Buya Ulin Nuha Arwani. Tujuan, sowan ingin adopsi pola menghafal Alquran metode Yanbua."

"Kemudian, menjajaki peluang kerjasama langsung dengan Yanbu'ul Quran Kudus," kata Ustaz Amir sapaan akrabnya dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, Pesantren IBTS Salatiga selama ini telah menjalankan program hafalan kitab suci.

Hanya saja, prosesnya masih kurang maksimal. Sehingga, metode Yanbua yang sudah teruji selama 75 tahun dapat diterapkan.

Alumni Pondok Pesantren Yanbu'ul Quran Kudus itu mengaku, Pesantren IBTS baru berdiri sekira 1,5 tahun. Kemudian, selain fasilitas pesantren juga dilengkapi sekolah formal mulai jenjang SMP dan SMA.

"Selain sowan, mohon doa restu agenda hari ini juga melihat langsung bersama pengurus Yayasan Karantina Tahfidz Salatiga pondok Yanbuul Quran dari tingkat anak-anak, remaja, dan dewasa," katanya

Dewan Penasehat Yanbu'ul Quran Kudus KH Ulin Nuha Arwani menyambut baik kedatangan rombongan Pesantren IBTS Salatiga.

Pada sisi lain, adanya peluang kerja sama dalam pengelolaan pesantren khusus penghafal Alquran sangat terbuka.

KH Ulin Nuha berpesan, dalam membesarkan ilmu Alquran agar tidak tanggung-tanggung.

Selama diawali niat baik kemudian diikuti proses baik dan siap menerapkan sistem seperti Yanbu'ul Quran metode Yanbua boleh saja diadopsi.

"Jangan lupa mengawali setiap proses dengan memperbanyak bacaan surah Alfatihah."

"Karena, itu (surah) keutamaannya banyak satu di antaranya saat memiliki hajat (kepentingan) seperti adopsi kurikulum disini, atau apapun," ujarnya

Pada kesempatan itu, turut hadir dalam pertemuan antara Pengurus Pesantren IBTS Salatiga bersama Dewan Penasehat Yayasan Arwaniyyah antara lain KH Saeun Adhim, dan Gus Ahmad Nasih. (*)

 

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved