Berita Kudus
Rekor! Sehari 7 Kali Peristiwa Kebakaran di Kudus, Panas Ekstrem Disebut Jadi Pemicu
Panas ekstrem diduga menjadi pemicu peristiwa kebakaran di Kudus naik pesat. Dalam sehari, pernah terjadi 7 kali peristiwa kebakaran di Kota Kretek.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, KUDUS — Panas Ekstrem yang terjadi di Kabupaten Kudus menyebabkan jumlah angka kebakaran naik pesat pada dua bulan terakhir.
Hingga kini BPBD Kudus sudah mencatat 65 kasus kebakaran saat musim panas ekstrem di tahun 2023.
Jumlah ini meningkat pesat dibanding pada bulan Agustus 2023 yang mencapai 25 kasus.
Hal itu disampaikan oleh Kasi Kedaruratan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji.
Untuk angka kasus kebakaran paling tinggi terjadi pada tahun 2023 ini tercatat di bulan September.
Pada bulan tersebut, terjadi 43 kasus, yang rata-rata kebakaran lahan.
Jumlah kasus ini terus meningkat hingga bulan Oktober ini.
Per (10/10/2023) sudah ada 23 kasus kebakaran di Kudus.
Bahkan, pihaknya juga mencatat pada Minggu, (8/10/2023). kemarin ada tujuh kasus kebakaran dalam kurun waktu sehari.
"Dua bulan ini yang tertinggi, rata-rata sehari tiga kasus. Kalau Minggu (8/10) kemarin, rekor tujuh kejadian sehari," kata Munaji, Selasa (10/10/2023).
Menurutnya, meningkatnya kasus kebakaran di Kabupaten Kudus ini, salah satu faktor pemicumya adalah cuaca ekstrem.
"Karena kemarau panjang, banyak wilayah menjadi kering, El Nino nerdampak memicu kebakaran lebih cepat," jelasnya.
Di samping itu, kasus kebakaran yang terjadi juga dipicu oleh warga yang masih melakukan pembakaran di lahan atau wilayah terbuka.
"Warga membakar tidak tuntas, lantas ditinggal apalagi di lahan atau wilayah terbuka yang mudah terbakar, suasana panas terik dan kering mempercepat api meluas," terangnya. (rad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/pemadam-kebakaran-rumah-tebakar-kudus-1010.jpg)