Jumat, 10 April 2026

Berita Kudus

Target PAD Dispudbar Kudus Kurang Rp1,625 Miliar, Ini Sektor Unggulan yang Digenjot

PAD Disbudpar Kudus baru mencapai 58,36 persen, setara Rp2,275 miliar dari target Rp3,9 miliar, masih kurang Rp1,625 miliar.

TribunMuria.com/Saiful Masum
Seorang petugas sedang membersihkan debu yang menempel di koleksi Museum Purbakala Patiayam Kudus, Senin (28/8/2023). 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor-sektor unggulan.

Mulai dari objek wisata Colo, Museum Kretek, tempat parkir khusus wisata, dan sektor penginapan.

Digenjotnya sektor unggulan dilakukan karena realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Disbudpar Kabupaten Kudus baru tercapai 58,36 persen atau Rp2,275 miliar dari target Rp3,9 miliar.

Artinya, masih ada Rp1,625 miliar yang menjadi pekerjaan rumah (PR) Disbudpar untuk mendongkrak realisasi PAD di sisa waktu yang ada.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Mutrikah mengatakan, capaian PAD tersebut merupakan realisasi sementara terhitung sejak Januari - Agustus (pertengahan) 2023.

Menurut dia, capaian PAD saat ini masih jauh dari target, sehingga dibutuhkan strategi dan langkah-langkah untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan di Kota Kretek.

Sehingga target PAD yang telah ditentukan bisa tercapai dengan maksimal. 

"Untuk meningkatkan PAD, kami lakukan sejumlah penataan wisata yang dikelola pemerintah daerah, dan tempat wisata di kawasan Colo sebagai objek wisata tumpuan penyumbang PAD tertinggi."

"Penataan juga menyasar penginapan dan terminal."

"Pelayanan juga kami tingkatkan dengan mengusung konsep sapta pesona," terangnya, Senin (28/8/2023).

Mutrikah menyebut, target PAD senilai Rp3,9 miliar dapat direalisasikan dari beberapa sektor.

Sektor pertama ditarget Rp306,6 juta, meliputi pendapatan hasil pemakaian kekayaan daerah.

Seperti, aula gedung kesenian taman budaya, PKL Taman Krida, PKL Museum Kretek, PKL seputar Colo, PKL Menara Kudus, dan kereta mini.

Sektor tempat khusus parkir ditarget menyumbang Rp 450 juta.

Terdiri dari parkir khusus Colo dan tempat parkir khusus Museum Kretek.

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved