Kamis, 21 Mei 2026

Berita Blora

16 Avanza Mobil Operasional Kecamatan di Blora Diserahkan Kembali, Luluk: Ingat Pesan Bupati!

Pemkab Blora menyerahkan kembali 16 mobil operasional kecamatan, yang sebelumnya diparkirkan di kantor Setda, karena dilarang digunakan untuk mudik.

Tayang:
Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Yayan Isro Roziki
TribunMuria.com/Ahmad Mustakim
Pemkab Blora menyerahkan kembali 16 mobil operasional kecamatan yang sebelumnya diparkirkan di belakang Kantor Setda Blora. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – 16 mobil operasional kecamatan di Blora diserahkan kembali ke masing-masing kecamatan.

Sebelumnya, mobil operasional untuk 16 kecamatan itu diparkirkan di belakang Kantor Setda Blora atas perintah Bupati Blora, Arief Rohman, yang melarang ke-16 mobil operasional tersebut digunakan untuk mudik.

Demikian disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Luluk Kusuma.

Baca juga: Dilarang Digunakan Mudik, 16 Mobil Operasional Kecamatan di Blora Diparkirkan di Kantor Setda

"Kita serahkan hari ini dengan harapan dan tujuan peningkatan pelayanan masyarakat di kecamatan di wilayah Kabupaten Blora," ucap Luluk Kusuma kepada tribunmuria.com seusai penyerahan di Parkiran Setda Blora, Sabtu (29/4/2023).

Diterangkannya, mobil operasional ini dapat memberikan manfaat untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas pokok fungsi di kecamatan.

"Kendaraan dengan jenis Avanza tipe E dengan diberi branding kecamatan di samping kanan - kiri bodi mobil, kemudian di kaca belakang," terang Luluk Kusuma.

Luluk menegaskan, agar semua pihak mengingat pesan Bupati Blora, Arief Rohman.

Dituturkan, sesuai arahan Bupati Blora, Arief Rohman, kendaraan operasional tersebut dilarang dibawa pulang dan harus diparkirkan di kantor kecamatan.

Sementara itu, juru bicara LSM PKN, Seno Margo Utomo, mengaku merasa berterima kasih kepada Pemkab Blora yang mau mendengarkan evaluasi yang pihaknya berikan.

"Pertama kita kasih catatan bahwa mobil ini sudah ditarik dulu kemudian diberi tulisan-tulisan yang menandakan itu mobil operasional, bukan mobil biasa," ucap Seno Margo Utomo.

Diketahui, mobil operasional baru tersebut untuk mengganti mobil Suzuki APV yang tahun 2021 lalu diberikan hibah pinjam pakai untuk operasional Koramil se-Kabupaten Blora. Tepatnya pada tanggal 8 Maret 2021 lalu.

Setelah hibah tersebut, kecamatan tidak punya kendaraan operasional. Hanya ada mobil dinas camat Terios warna silver. 

Bila camat ada kegiatan, perangkat lainnya bingung ketika dapat undangan kegiatan luar, karena tidak ada kendaraan operasional untuk ke desa-desa. 

Karena itu, kemudian banyak yang mengusulkan adanya pengadaan mobil operasional baru untuk pelayanan ibu-ibu PKK, KB, dharma wanita, dan lain-lain. (kim)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved