Berita Nasional

Putranya Dianiaya Anak Pejabat Ditjen Pajak hingga Koma, Pengurus GP Ansor Tutup Pintu Damai

Pengurus GP Ansor Jonathan Latumahina tutup pintu damai terkait kasus penganiayaan terhadap anaknya, David, oleh pengemudi Rubicon anak pejabat DJP

|
Twitter @seeksixsuck
Pengurus GP Ansor, Jonathan Latuhamina (kiri) dan anaknya David. David hingga kini masih koma setelah dianiaya oleh anak dari seorang pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang hobi mengendarai Rubicon dan moge. 

Jika nanti kamu divonis akan ada kekurangan, bagiku kamu tetap utuh seperti sebelumnya. Tidak ada yang berkurang kasihku padamu. ~ Jonathan Latumahina

TRIBUNMURIA.COM - Tak ada kata damai dalam kasus penganiayaan terhadap David (17) -putra pengurus GP Ansor- oleh pengemudi Rubico, Mario Dandy Satriyo alias MDS (20) -anak seorang pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementrian Keuangan (Kemenkeu)-.

Hal ini ditegaskan oleh pengurus GP Ansor yang merupakan ayah dari korban David, Jonathan Latumahina.

Jo -sapaan karib Jonathan Latuhamina- menegaskan proses hukum pada kasus ini tetap berjalan, dan meminta LBH Ansor untuk terus mengawal.

Dilansir TribunWow.com, Jonathan mengaku sempat didatangi oleh keluarga pelaku Mario Dandy Satriyo alias MDS (20).

Pihak keluarga pengemudi Rubicon tersebut meminta maaf atas kekerasan yang dilakukan pelaku hingga membuat korban koma.

Diketahui, MDS kini telah ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan penganiayaan di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Senin (20/2/2023) malam.

Kabarnya, MDS merupakan anak dari pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan.

Melalui unggahan di akun Twitter pribadinya, @seeksixsuck, Rabu (22/2/2023), Jonathan menyatakan sikapnya atas kejadian tersebut.

Ia menolak menempuh jalan damai dan akan terus memproses kasus tersebut melalui jalur hukum.

"2 pelaku sudah di sel, tidak akan menempuh jalan damai. Proses hukum jalan terus, terimakasih sahabat LBH @Official_Ansor, kawal kasus ini," tulis Jonathan.

 Ia kemudian membeberkan bahwa keluarga pelaku telah datang ke rumahnya untuk minta maaf.

Meski telah memberikan pengampunan, namun Jonathan tetap kukuh mempolisikan MDS dan rekannya.

Apalagi mengingat kondisi David yang hingga saat ini masih dalam keadaan koma di rumah sakit.

"Keluarga pelaku semalam datang minta maaf, saya maafkan. Saya hanya meniru anak saya yang sangat pemaaf."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved