Selasa, 14 April 2026

Berita Jateng

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Sudah Diresmikan Jokowi, Kapan Dibuka? Ini Bocorannya

Masjid Raya Sheikh Zayed Solo akan segera dibuka untuk umum. Sebelum dibuka, pengurus akan melakukan beberapa simulasi.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: Muhammad Olies
TribunSolo.com/Adi Surya
Suasana Jalan Mentawai 1 kawasan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin (14/11/2022). Masjid diresmikan Presiden Joko Widodo dan Presiden UEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) shalat di Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan. 

TRIBUNMURIA.COM, SOLO - Masjid Raya Sheikh Zayed Solo akan segera dibuka untuk umum.

Sebelum dibuka, pengurus akan melakukan beberapa simulasi.

Seperti diketahui, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, diresmikan Presiden Joko Widodo dan Presiden UEA Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) November tahun lalu.  Meski sudah diresmikan, namun masjid itu belum dibuka untuk umum.

Direktur Operasional Masjid Raya Sheikh Zayed (MRSZ) Solo, Dr Munajat menyampaikan pada Senin (20/2/2023) berkonsultasi dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terkait hal tersebut.

Munajat menjelaskan, pada pekan ini pihaknya akan melakukan simulasi kepada cleaning service dan security untuk persiapan pembukaan masjid untuk masyarakat umum.

"Jadi harapannya nanti tanggal 28 (Februari) atau nanti 1 Maret itu masyarakat bisa berkunjung ke masjid," ucapnya.

Baca juga: Usia Hampir Satu Abad, Ini Sejarah Centrale Buzgerlijke Ziekewsichting yang Jadi RSUP Dr Kariadi 

Baca juga: Solo Pernah Diterjang Banjir Bandang Tahun 1966, Puluhan Warga Tewas, 1000 Lainnya Alami Luka

Baca juga: De Gea Samai Rekor Kiper Legendaris Schmeichel, Cleansheet Saat Man United Vs Leicester City

Munajat mengungkapkan, pihaknya juga akan melakukan simulasi soal kedatangan, penataan shaf, dan terkait simulasi untuk bagaimana menangani orang sakit.

"Terus nanti kalau hujan gimana, semua kita simulasikan. Jadi nanti biar jamaah atau pengunjung yang datang bisa nyaman," tuturnya.

Saat simulasi, pengurus juga akan mengundang beberapa komunitas dan juga mengundang wartawan untuk ikut salat berjamaah. Serta mengundang teman-teman difabel serta anak-anak.

"Imamnya sekarang dari UAE (Uni Emirat Arab), beliau juga sudah datang. Beberapa imam yang akan didatangkan nanti pada saat ramadan juga sebagian sudah datang," jelas Munajat.

Dia berharap, adanya simulasi pengurus maupun masyarakat yang datang ke masjid tidak kaget. 

"Sesudah buka sudah bebas. Tidak ada pembatasan pengunjung," tandasnya. (*)

 

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved