Berita Jateng

PT Kubus Mitra Utama Dipercaya Kelola Ground Handling Bandara Ngloram Blora

PT. Kubus Mitra Utama Surabaya akan mengelola kargo dan ground handling Bandara Ngloram yang berada di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Daniel Ari Purnomo
Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, sambut pesawat Citilink yang tiba di Bandara Ngloram, Cepu, Blora, Jawa Tengah, Jumat (27/1/2023). Maskapai penerbangan Citilink kembali melayani penerbangan komersial, setelah sempat vakum karena pandemi Covid-19. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – PT. Kubus Mitra Utama Surabaya akan mengelola kargo dan ground handling Bandara Ngloram yang berada di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.

Hal tersebut disampaikan Owner PT. Kubus Mitra Utama, Prasetya Iswahyudi, saat ditemui tribunmuria.com di terminal Bandara Ngloram saat kembali beroperasi pada Jumat (27/1/2023).

Prasetya Iswahyudi mengatakan, pihaknya sudah ada pertemuan dengan Bupati Blora (pemkab Blora) yang akan bekerja sama di bidang pengembangan yang ada di Bandara Ngloram khususnya di kargo dan ground handling.

Baca juga: Bandara Ngloram Blora Beroperasi Kembali, Gubernur Ganjar Dorong Daerah Memperbanyak Event Wisata

Prasetya Iswahyudi
Owner PT. Kubus Mitra Utama, Prasetya Iswahyudi, saat ditemui tribunmuria.com di terminal Bandara Ngloram saat kembali beroperasi pada Jumat (27/1/2023).

"Kargo dan ground handling ini akan kita pegang di Bandara Ngloram ini. Nantinya kami bekerjasama dengan Aviasi jasa mandiri karena pada saat ini kita satu group. Kami akan melaksanakan kerjasama untuk bidang kargo," ucap Prasetya Iswahyudi.

"InsyaAllah mulai akhir bulan Februari 2023 bisa jalan," beber Prasetya Iswahyudi.

Dengan sudah ada penerbangan kembali, sehingga dirinya berharap dengan beroperasinya Citilink di Bandara Ngloram ini akan bisa meningkatkan perekonomian yang ada di Ngloram.

Saat ini, pihaknya sudah bisa meluluskan 20 tenaga sumber daya manusia (SDM) dan sudah 30 persen terserap di Bandara Ngloram.

"Dan ada beberapa persen yang masih dalam persiapan-persiapan penunjang daripada penerbangan di Bandara Ngloram," terang Prasetya Iswahyudi.

"Kita akan berdayakan alumni Aviation Security (Avsec) yang belum terserap itu, yang terserap baru 30 persen karena pandemi kemarin, alhamdulillah kini penerbangan sudah mulai lagi," imbuh Prasetya Iswahyudi.

Dirinya berharap dengan beroperasinya Bandara Ngloram kembali ini, SDM terkait penerbangan ini bisa terserap.

Wakil Direktur 1 Politeknik Penerbangan Surabaya ini juga mengungkapkan terkait bagaimana sistem yang akan dijalankan.

"Sistemnya nanti kita akan kerjasama dengan Citilink juga, sebab potensi di Bandara Ngloram ini, seperti Bojonegoro, Ngawi itu banyak sekali sarang burung walet," ungkap Prasetya Iswahyudi.

Sebab, lanjut Prasetya Iswahyudi, sarang burung walet ini pergerakannya per tahun 1,5 Miliar USD yang diekspor ke Cina.

"Katakanlah, dari Bojonegoro dari Cepu itu langsung dibawa ke Surabaya, kemudian ke Jakarta kemudian ke Cina. Kan mending dibawa ke Ngloram langsung Jakarta ke Cina. Itu lebih efektif. Dari segi waktu, tenaga, biaya, ini sangat memungkinkan," papar Prasetya Iswahyudi.

"Daripada ke Bojonegoro ke surabaya, kemacetan dan lain-lain. Kan Bojonegoro ke Cepu, ini kan memangkas. Efisiensi ekonomi yang sangat luar biasa," sambung Prasetya Iswahyudi.

Bahkan, jika nanti tonasenya besar, pihaknya akan mencarter pesawat jika Citilink tidak mengatasi tonase besar.

Selaku konsultan dari pemkab Blora, pihaknya berusaha kegiatan penerbangan yang ada di Bandara Ngloram ini akan tetap ramai.

"Kami akan ngelink akademi pilot Indonesia. Akademi pilot Indonesia Banyuwangi itu punya satelit bus yang ada di sini, karena selama ini, mereka memiliki satelit bus di Sumbawa, Trunojoyo dan di Semarang," ungkap Prasetya Iswahyudi.

"Daripada jauh-jauh ke Sumbawa mending directnya ke sini. Lebih terjangkau. Karena panjang landasannya sudah lumayan bagus, sudah 1500 meter," sambung Prasetya Iswahyudi.

Pihaknya juga akan bertemu dengan pengusaha-pengusaha walet yang ada di Bojonegoro untuk sosialisasi terkait hal tersebut.

"Mungkin dengan ongkos yang sama bisa kita tarik ke Ngloram dan bahkan lebih murah. Kami optimis, karena potensi kargonya untuk walet ini luar biasa bisa langsung ke Cina," pungkas Prasetya Iswahyudi.

Untuk diketahui, PT Kubus Mitra Utama dipercaya oleh pemkab Blora dalam hal ini melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora (Disnaker Blora).

Sebanyak 20 putra putri Kabupaten Blora yang digembleng dalam pendidikan dan pelatihan (diklat) Initial Aviation Security (Avsec) di Aula Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora disiapkan untuk bekerja di Bandara Ngloram.

Acara digelar selama 10 hari kalender dari tanggal 15 - 25 Maret 2022 pukul 08.00 - 17.00 WIB. (kim)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved