Berita Nasional
Kasus Pemerkosaan Bocah di Brebes, 13 Orang Jadi Tersangka, Ini Nasib Kades yang Ikut Mediasi Damai
Polres Brebes telah menetapkan sebanyak 13 tersangka buntut dari kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang dimediasi damai.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNMURIA.COM,BREBES- Polres Brebes telah menetapkan sebanyak 13 tersangka buntut dari kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang dimediasi damai.
Enam tersangka adalah pelaku pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, pada Desember 2022.
Mereka AF (17), FH (15), DAP (15), AMI (16), AM (16) dan Adi Irawan (18).
Sisanya tujuh orang adalah oknum LSM yang memediasi damai dengan cara memeras dan mengancam keluarga pelaku.
Mereka Edi Sucipto (36), Wardi Supardi (40), Andy Sugiyanto (42), Tashadi (43), Abdul Mutholib (42), Udin Zen (38), dan Bambang Jatmiko (35).
Lalu bagaimana nasib kepala desa yang memfasilitasi rumahnya sebagai tempat mediasi?
Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Brebes, AKP I Dewa Gede Ditya Khrisnanda menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman.
Ia masih mengumpulkan alat bukti untuk memaksimalkan duduk dari perkara kasus pemerkosaan yang dimediasi damai.
Termasuk untuk menyelidiki siapa saja yang terlibat.
"Sejauh ini kami masih melakukan pendalaman terus. Kami masih mengumpulkan alat bukti untuk memaksimalkan duduk dari perkara ini. Siapa saja yang terlibat, tentunya nanti akan melalui proses gelar perkara," kata AKP Dewa kepada wartawan di Mapolres Brebes, Sabtu (21/1/2023).
Baca juga: Identitas 7 Tersangka Pemerasan Keluarga Pelaku Pemerkosaan Bocah di Brebes, Ada 3 Oknum Pewarta
Baca juga: Polisi Buru Dua Anggota LSM Pelaku Pemerasan Kasus Pemerkosaan Bocah di Brebes, Satu DPO Residivis
Baca juga: Di Balik Mediasi Damai Kasus Pemerkosaan Anak di Brebes, Ketua RT Ungkap Fakta Lain
Terpisah, kepala desa terkait, Ardi Winoto mengatakan, dalam mediasi kasus pemerkosaan tersebut, ia hanya memfasilitasi tempat saja.
Ia bercerita, setelah terjadinya pemerkosaan, oknum LSM yang mengaku sudah memegangi surat kuara keluarga korban mendatangi rumahnya.
Saat itu, para oknum LSM tersebut mengatasnamakan dirinya sebagai tokoh masyarakat.
Sebagai kepala desa, ia pun menanyakan permasalahan yang sedang terjadi.
Mereka menyampaikan ada kasus pemerkosaan dengan pelaku sejumlah enam orang.
| Beredar Surat Pemecatan Gus Yahya, Waketum: Bukan Surat Resmi PBNU |
|
|---|
| 'Dulu Kritik Tambang, Sekarang Ribut', Mahfud MD Respons Pergolakan PBNU |
|
|---|
| Ihwal Dinamika PBNU, Waketum Amin Said Husni: Jalan Satu-satunya Islah |
|
|---|
| Katib Syuriah PBNU: Ultimatum Rais Aam Tak Lazim, Islah Paling Rasional |
|
|---|
| Sofwan PDIP Harap RUU Komoditas Strategis Bangkitkan Industri Tembakau Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/ebesAKP-I.jpg)