Senin, 13 April 2026

Berita Jateng

Sungai Kaligarang Meluap Genangi Permukiman di Ungaran, Banjir Capai 1 Meter

Hujan lebat yang terjadi di wilayah Kabupaten Semarang menyebabkan meluapnya air di Sungai Kaligarang di lingkungan Sembungan, Ungaran, Ungaran Barat

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Muhammad Olies
Istimewa
Situasi banjir di Sembungan, Ungaran, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang akibat Sungai Kaligarang meluap, Rabu (4/1/2023). 

TRIBUNMURIA.COM, UNGARAN - Hujan lebat yang terjadi di wilayah Kabupaten Semarang menyebabkan meluapnya air di Sungai Kaligarang di lingkungan Sembungan, Ungaran, Ungaran Barat pada Rabu (4/1/2023).

Air yang meluap tersebut membanjiri permukiman, jalan umum, warung, bengkel serta sekolahan.

Genangan paling parah terjadi di Jalan Kaligarang, tepatnya di depan SMK NU Ungaran yang mencapai setinggi sekitar satu meter.

Seorang warga setempat, Slamet mengatakan, rumahnya kerap dilanda banjir ketika air di Sungai Kaligarang meluap.

“Tiap tahun begini,” ucapnya.

Baca juga: Eks Pilar Timnas U-19 Luthfi Kamal Gabung PSIS, Diplot Isi Gelandang Bertahan

Baca juga: Warga Sekopek Mijen Semarang Temukan Bayi Dibuang di Semak-semak, Depan Wisata Pemancingan

Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan Karambol di Tol Ungaran-Semarang, 7 Kendaraan Saling Tubruk

Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha juga kemudian turun mengecek lokasi banjir di sana.

Selain dia, anggota TNI-Polri, BPBD, serta relawan juga mendatangi lokasi untuk membantu proses pembersihan dan memberikan bantuan kepada warga yang tergenang banjir.

Menurut dia, salah satu faktornya yaitu sedimentasi di sungai tersebut sudah terbilang tinggi.

“Kami akan koordinasi dengan pihak yang berwenang untuk mengurangi sedimen dan mengantisipasi agar tidak terjadi banjir lagi,” ungkapnya.

Dari informasi yang dihimpun, tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Hingga sekitar 20.00 WIB, air yang menggenangi jalan dan permukiman terpantau surut.

Meski begitu, masih terdapat bekas genangan berupa lumpur sehingga warga sekitar, pihak pemerintah bersama relawan berupaya membersihkan lumpur yang tersisa. (*)
 
 

--

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved