Berita Jepara
Cuaca Buruk, Stok BBM di Karimunjawa Menipis, Sembako Hanya Cukup Satu Pekan
Cuaca buruk yang melanda Laut Jawa tak hanya membuat ratusan wisatawan tertahan di Kepulauan Karimunjawa, namun juga berimbas menipisnya stok BBM
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Muhammad Olies
TRIBUNMURIA.COM, JEPARA - Cuaca buruk yang melanda wilayah Laut Jawa tak hanya membuat ratusan wisatawan tertahan di Kepulauan Karimunjawa, namun juga berimbas menipisnya stok BBM di kepulauan ini. Jika kondisi cuaca tak berangsur membaik, dikhawatirkan stok BBM benar-benar habis.
Camat Karimunjawa Muslikin mengatakan cuaca buruk ini juga berimbas pada stok BBM di Karimunjawa. Warga mulai kesulitan mendapatkan pertalite. Sementara untuk stok solar masih aman.
Menurutnya, stok pertalite menipis karena sebelumnya banyak kunjungan ke Jepara yang menggunakan mobil. Mobil-mobil itu menggunakan pertalite. Di sisi lain, saat akan menambah stok pertalite di Karimunjawa terhambat cuaca buruk.
"Stok BBM tinggal menunggu kiriman dari Semarang. Tinggal menunggu cuaca membaik," terangnya.
Baca juga: Cuaca Buruk, Ratusan Wisatawan Terjebak di Karimunjawa
Baca juga: Sinterklas Bagi-bagi Hadiah untuk Pasien RS Mardi Rahayu, Bikin Semangat Sembuh
Baca juga: Kronologi Geger Keraton Solo: Putri Keraton Dipukul Bambu, hingga Diduga Aparat Todongkan Pistol
Untuk diketahui, Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang melaporkan tinggi gelombamg di perairan Jepara dan Karimunjawa setinggi 1,25-2,5 meter. Sementara untuk kecepatan angin barat daya-barat laut 10-25 knot.
Muslikin juga menyampaikan cuaca buruk yang berimbas pada penghentian aktivitas pelayaran belum berimbas pada stok logistik di Karimunjawa. Dia memperkirakan stok sembako dan gas LPG hanya cukup untuk satu pekan mendatang.
"Semoga cuaca cepat membaik," harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/KMP-Siginjai-bersandar-di-pelabuhan-Jepara-gelombbang-tinggi.jpg)