Berita Pati

Masih Milik Provinsi, Lapangan Tenis eks-Karesidenan Pati Ditarget Bisa Dikelola Bersama Pemkab Pati

Pengkab Persatuan Lawn Tennis Indonesia (Pelti) Pati berharap agar lapangan tenis eks-Karesidenan Pati bisa dikelola bersama Pemkab Pati.

Dok. Pelti Pati
Ketua Pengkab Pelti Pati Joni Kurnianto ketika menyerahkan hadiah pada pemenang Kejuaraan Tenis Lapangan Bupati Cup XX Kabupaten Pati 2022, Minggu (11/12/2022) kemarin. 

TRIBUNMURIA.COM, PATI - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Lawn Tennis Indonesia (Pelti) Pati berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan keleluasaan kepada Pemkab Pati untuk mengelola lapangan tenis di kantor eks-Karesidenan Pati, yang kini menjadi kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jateng. 

Hal itu disampaikan Ketua Pengkab Pelti Pati Joni Kurnianto, Selasa (13/12/2022).

"Setiap pertandingan resmi kami selalu menggunakan lapangan karesidenan.  Lapangan ini sangat layak dari berbagai sisi, sehingga kami sangat memerlukan,"ujarnya.

Baca juga: Pelajar SMP Kanisius Kudus Berlomba-lomba Lempari Kepala Koruptor Gunakan Bola Tenis

"Tetapi Pemkab Pati tidak dapat melakukan perawatan karena terkendala statusnya yang milik Pemprov Jateng," ujar dia.  

Joni berharap, Pemprov Jateng dapat meminjampakai-kan atau istilah lainnya agar Pemkab Pati dapat menganggarkan perawatannya dan menggunakannya secara leluasa untuk memfasilitasi pengembangan tenis di Pati

Keterbatasan pengelolaan membuat kompetisi yang digelar Pelti Pati mengalami kendala.

Seperti halnya dalam Kejuaraan Tenis Lapangan Bupati Cup XX Kabupaten Pati 2022 yang diikuti 200 atlet dan baru ditutup Minggu (11/12/2022) kemarin.

Baca juga: Profil Banyu Atlet Tenis Meja asal Slawi, Sumbang 4 Medali Indonesia di ASEAN Para Games 2022

Pada kejuaraan tenis tersebut, Pelti Pati harus berpacu dengan waktu karena lampu lapangan padam (pertandingan tidak bisa dilaksanakan malam hari).

Selain itu, cat lapangan dan tembok juga pudar.

Fasilitas pendukung seperti toilet dan tempat penonton juga perlu pembenahan. 

"Kalau bisa, dipinjampakaikan Pemkab Pati sehingga dapat dibenahi. Karena, tenis di Pati sedang berkembang dan banyak meraih prestasi sehingga membutuhkan dukungan fasilitas yang representatif," kata dia. 

Baca juga: Noto Pingpong Panjunan Dominasi Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Pati Cup, Sapu Bersih Gelar Juara

Joni menambahkan, Pelti Pati menggelar setidaknya tiga kejuaraan resmi dalam setahun. 

Selain Kejuaraan Tenis Bupati Cup, pihaknya juga rutin menggelar event level nasional, yakni Yunior Open dan Senior Open. (*)

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved