Bom Astana Anyar
Sebelum Terjadi Bom di Mapolsek Astanaanyar, Ternyata Densus 88 Pernah Geledah Rumah Indekos Pelaku
Terduga teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung diketahui indekos di Desa Siwal, Kecamatan Baki, Sukoharjo.
Penulis: Khoirul Muzaki | Editor: Raka F Pujangga
TRIBUNMURIA.COM, SUKOHARJO - Terduga teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung diketahui indekos di Desa Siwal, Kecamatan Baki, Sukoharjo.
Sekretaris Desa Siwal, Yusuf Effendi membenarkan, polisi sudah mendatangi kos yang didiami AM di Rt 7 Rw 2 Desa Siwal untuk melakukan olah TKP.
"Iya benar, tapi dia pendatang, ngekos, " katanya.
Baca juga: Sejumlah Terduga Teroris di Sukoharjo Diringkus Densus 88 Saat Subuh Tadi
Yusuf mengatakan, terkait aktivitas AM, ia tidak mengetahuinya. Ini mengingat AM hanyalah menumpang tinggal di Desa Siwal alias indekos.
Aktivitas warga kos biasanya yang mengetahui adalah warga di lingkungan sekitar atau RT.
Tapi ia memastikan, setiap warga kos telah didata oleh Ketua RT setempat.
Meski untuk memantau lebih dari itu, pihaknya memiliki keterbatasan.
Baca juga: Gerobak Pukis Terpasang di Depan Rumah Indekos Pelaku Bom Astanaanyar
Ini mengingat banyaknya tempat kos dan warga yang tinggal di dalamnya.
"Karena di sini dekat pabrik juga. Banyak pendatang," katanya.
Ternyata ini bukan kali pertama ada penggeledahan kos terduga teroris di Desa Siwal.
Pada tahun 2019 lalu, Densus 88 juga melakukan penanggalan terduga teroris kemudian menggeledah rumah kosnya di Dukuh Gondang, Desa Siwal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Rumah-indekos-pelaku-bom-bunuh-diri.jpg)