Berita Jateng
Video Viral Mengaku Tak Pernah Dapat Bantuan, Jasmani Minta Maaf Karena Ternyata Istrinya Dapat BLT
Jasmani meminta maaf dan mengatakan ucapannya dalam video yang viral tersebut keliru karena mengaku tak pernah dapat bantuan.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Raka F Pujangga
TRIBUNMURIA.COM, PATI - Beberapa hari belakangan, sebuah konten video viral disebarkan di akun-akun media sosial berbasis masyarakat Pati, Jawa Tengah.
Video tersebut diunggah akun Facebook "Patinews" dan akun Instagram "@patinewscom" pada 30 November 2022 lalu.
Sebelumnya, video tersebut banyak dibagikan warganet di media sosial.
Baca juga: Bikin Konten Viral Konvoi Todong Sajam di Ringroad Utara Sragen, Tiga Remaja Kini Diciduk Polisi
Namun, saat ini unggahan video tersebut telah dihapus.
Dalam narasi video tersebut, dikatakan bahwa seorang pria lanjut usia bernama Jasmani (72), warga Desa Pelemgede RT 1 RW 2, Kecamatan Pucakwangi, Pati, mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan sosial apapun dari pemerintah desa.
Dinarasikan pula bahwa Jasmani nekat berjalan kaki dari desanya ke Pati Kota, untuk kemudian meminta penjelasan dari pihak dinas sosial.
Pihak desa menyayangkan tindakan pengunggah video tersebut yang tidak terlebih dahulu mengecek kondisi sebetulnya dan tidak meminta keterangan pembanding dari pihak desa sebelum mengunggah video.
Terkait hal ini, Kepala Desa Pelemgede Hadi Mustamar mendatangkan Jasmani ke balai desa untuk sama-sama memberikan klarifikasi, Senin (5/12/2022) siang.
Jasmani meminta maaf dan mengatakan ucapannya dalam video yang viral tersebut keliru akibat ia tidak begitu mengerti pertanyaan orang yang menanyainya (pengunggah video).
Baca juga: Viral Video Asusila 30 Detik Pasangan Berseragam di Balai Jagong Kudus, Pedagang: Sudah Langganan
"Nggih kelintu, wong ora roh maksude kulo. (Ya keliru, soalnya saya tidak tahu apa maksudnya)," ungkap dia dalam bahasa Jawa ketika ditanyai Hadi tentang kebenaran ucapannya dalam video yang viral.
Jasmani justru mengatakan bahwa istrinya, Parsini, pernah mendapat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) pada 2020 lalu.
Tak hanya itu, ia juga mengaku sering mendapat bantuan secara personal dari kepala desa, baik berupa uang maupun sembako.
Bahkan, sebelum pergi ke Pati Kota kemarin, menurut Jasmani, ia juga mengaku terlebih dahulu menemui Hadi Mustamar dan diberi uang saku.
"Saya sering dikasih sama Pak Inggi (Petinggi/Kades). Pernah dikasih beras 25 kilogram dan mi instan. Kalau uang saku secara pribadi malah sering," ujar dia.
"Pas mau ke Pati (kota) dikasih Rp200 ribu. Pulang dari Pati, saya kehabisan uang saku, ke balai desa dikasih Rp200 ribu lagi. Pak Inggi malah juga ke rumah saya, istri saya dikasih Rp 200 ribu," papar dia dalam bahasa Jawa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Klarifikasi-Video-Viral-Warga-Desa-Pelemgede-Tak-Dapat-Bansos.jpg)