Berita Bisnis

Ekonomi di Jawa Tengah Diprediksi Tumbuh Hingga 5 Persen, Ini Alasannya

Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah optimistis ekonomi di Jawa Tengah dapat tumbuh di atas 5 persen tahun depan.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Raka F Pujangga
TRIBUNMURIA/Idayatul Rohmah
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022 secara hybrid dari pusat, sedangkan Jawa Tengah digelar di Gumaya Tower Hotel, Rabu (30/11/2022). 

TRIBUNMURIA.COM, SEMARANG - Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah optimistis ekonomi di Jawa Tengah dapat tumbuh di atas 5 persen tahun depan.

Hal ini seiring dengan penguatan sinergi dan berbagai inovasi yang dilakukan.

"Kami optimistis pertumbuhan ekonomi Jateng dapat tumbuh tinggi di rentang 4,5 persen - 5,3 persen di tahun 2023, dengan tingkat inflasi yang kami perkirakan kembali di kisaran 3+/-1 persen di tahun 2023," katanya.

"Oleh karena itu sinergi dan inovasi kembali menjadi kunci dalam pertumbuhan ekonomi di Jateng," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah M Firdauz Muttaqin di sela Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Ikuti Arahan Jokowi, Ganjar Pastikan Pelayanan Investasi di Jateng Mudah, Murah, dan Cepat

Firdauz melanjutkan, jika melihat situasi pandemi saat ini, perekonomian Jateng masih mampu tumbuh mencapai rata-rata 5,36 persen.

Menurutnya, hal ini mengindikasikan bahwa pemulihan ekonomi Jateng terus membaik.

Ia yakin perekonomian kedepan akan membaik meski tidak dipungkiri pula banyak tantangan kedepan.

Yakni tantangan terkait inflasi yang tinggi, pertumbuhan ekonomi yang melambat, dan suku bunga pijakan yang cenderung tinggi.

"Berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2022 ini lebih didorong oleh permintaan domestik dan realisasi investasi yang kami perkirakan masih cukup tinggi," ujarnya.

Jateng memiliki potensi dan modal perekonomian besar untuk pertumbuhan ekonomi dari sisi domestik.

Antara lain berupa jumlah penduduk usia muda yang cukup besar, pasokan pangan yang melimpah, tenaga kerja yang kompetitif, dan sektor unggulan yang beragam.

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022 (2)
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022 secara hybrid dari pusat. Adapun Jawa Tengah digelar di Gumaya Tower Hotel, Rabu (30/11/2022).

"Selain itu pembangunan beberapa kawasan industri di Jateng yang didukung komitmen pemerintah untuk membangun iklim investasi yang kondusif menjadi keunggulan utama Jateng dibandingkan dengan daerah lain," terangnya.

Di tengah risiko ekonomi dunia melambat dan inflasi tinggi, ia menyebutkan, kedepan penguatan sektor domestik masih sangat diperlukan.

"Kita masih akan mengandalkan domestik. Konsumsi, investasi, ekspor mungkin masih akan ada tapi mungkin akan lebih lambat dibanding tahun 2022. Tapi dengan konsumsi tinggi, diharapkan produksi akan terus jalan," katanya.

"Sektor industri, dengan aktivitas masyarakat yang makin naik, industri makan minum akan terus tumbuh. kemudian agrikultur, tekstil yang menjadi andalan Jateng, alas kaki, dan furnitur, kami harapkan industri-industri ini tetap akan tumbuh di pasar domestik," jelasnya.

Baca juga: Tarik Investor ke Jateng, Ganjar: Realisasi Investasi di Jateng Capai Rp 45,9 Triliun

Sementara itu, dia juga menyatakan, Bank Indonesia Jawa Tengah searah dengan kebijakan Bank Indonesia kantor pusat akan melakukan stabilisasi harga dengan tetap melakukan kebijakan bersifat akomodatif.

"Di Jateng, kami akan terus menarik investasi potensial di berbagai daerah kawasan industri, meningkatkan kapasitas dan akses pasar UMKM baik dalam negeri maupun luar negeri.

Selain itu, kami juga akan mendorong perluasan digitalisasi serta penguatan peran tim pengendalian inflasi melalui kerangka 4 K, yaitu ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, dan komunikasi yang efektif," tandasnya. (idy)


Foto: Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022 secara hybrid dari pusat. Adapun Jawa Tengah digelar di Gumaya Tower Hotel, Rabu (30/11/2022). Tribun Jateng/Idayatul Rohmah

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved