Sabtu, 18 April 2026

Berita Blora

Realisasi APBD Blora 2022 Rendah, Ketua DPRD Blora Minta Pemkab Peringatkan Rekanan

Serapan anggaran di Blora rendah. Ketua DPRD Blora, Dasum, minta Pemkab Blora beri peringatan proyek-proyek yang progresnya lamban.

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Yayan Isro Roziki
Tribunmuria.com/Ahmad Mustakim
Ketua DPRD Blora, HM Dasum, saat ditemui Tribunmuria.com di Pendopo Samin Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, beberapa waktu lalu 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Serapan anggaran di Blora rendah. DPRD minta Pemkab Blora beri peringatan proyek-proyek yang progresnya lamban.

Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Blora 2023 dinilai masih rendah.

Realisasi APBD Blora per tanggal 22  November 2022) masih di angka Rp1,73 triliun, atau sekitar 67,4 persen dari total APBD sekitar Rp2,57 triliun.

Ketua DPRD HM Dasum meminta Pemkab Blora untuk memacu serapan anggaran di tahun 2022 ini yang tinggal hitungan 1,5 bulan. 

Dasum mengatakan, kondisi itu perlu peningkatan kinerja agar realisasi APBD dapat tercapai. 

Dasum mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak eksekutif membahas hal tersebut dan meminta segera memacu agar penyerapan di tahun 2022 segera terselesaikan. 

”Karena apa, ini sudah mendekati akhir tahun. Untuk proyek-proyek yang belum jadi, pada saatnya nanti kita minta PU untuk langsung memberikan peringatan."

"Itu perlu, agar pelaksanaannya tepat waktu," ucap HM Dasum kepada tribunmuria.com, Rabu (23/11/2022). 

Diketahui, serapan terendah berada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora.

Dinas tersebut baru merealisasikan Rp135,4 miliar dari total anggaran Rp377,08 miliar atau baru terserap 35,91 persen.

Dasum meminta kepada DPUPR agar memberikan peringatan hingga sanksi kepada rekanan yang terbukti pelaksanaan pekerjaannya molor. 

Hal itu dilakukan agar pelaksanaan pekerjaan bisa tepat waktu. 

Dasum juga mengaku telah meminta data proyek pekerjaan mana saja yang masih belum diselesaikan dengan baik. 

Juga proyek mana saja yang sudah diperingatkan oleh pejabat pembuat komitmen di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah. 

”Setelah mendapatkan data-data tersebut, kita kemudian turun. Kendalanya di mana. Harus kita pacu supaya dia juga cepat selesai,” tegas Dasum. 

Sumber: TribunMuria.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved