Berita Kudus
Jumlah Kasus PHK di Kudus Meningkat Dua Kali Lipat, Pengaruh Resesi Ekonomi?
Jumlah pekerja yang kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Kabupaten Kudus mengalami kenaikan hingga dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Raka F Pujangga
TRIBUNMURIA.COM, KUDUS - Ancaman resesi ekonomi dunia menjadi momok di Indonesia, munculnya ancaman ini selepas pandemi Covid-19 mereda.
Ada banyak dampak yang terjadi lantaran resesi ekonomi, seperti inflasi hingga turunnya jumlah lapangan kerja.
Turunnya lapangan kerja, menjadikan angka pengangguran meningkat.
Baca juga: 3.000 Paket Bantuan Dibagikan Kepada Warga Kurang Mampu Untuk Atasi Dampak Inflasi di Blora
Hal ini bisa disebabkan dari beberapa faktor, seperti banyaknya usaha-usaha yang tutup, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK)
Contohnya saja, di Kabupaten Kudus jumlah warga yang kena PHK mengalami kenaikan hingga dua kalinya dibandingkan tahun lalu.
Dari data yang diberikan oleh Dinas Ketenagakerjaan Perindustrian Koperasi dan UKM, pada tahun ini per akhir Oktober sudah 28 orang yang mendapatkan PHK.
"Di tahun 2020 dan 2021 tercatat masing-masing ada 14 orang yang di-PHK. Lebih banyak di tahun ini karena saat ini banyak koperasi dan bank yang mengalami pailit," jelas Kabid Hubungan Industrial dan Perselisihan Ketenagakerjaan, Agus Juanto, Selasa (1/11/2022).
Meski mengalami peningkatan jumlah warga yang ter-PHK, menurut Agus keseluruhan tempat kerja tersebut telah menyelesaikan segala bentuk pesangon ke karyawan.
Sehingga tidak ada perselisihan.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan jumlah 28 warga Kudus yang melaporkan mendapatkan PHK itu masih dalam kategori sedikit.
Meski demikian pihaknya tidak pernah berharap ada warga di Kota Kretek yang kena PHK.
Baca juga: UMKM Jadi Solusi Hadapi Resesi, PLN Beri Bantuan Agar UMKM Naik Kelas
"Sedikitnya 28 warga Kudus yang di-PHK di 12 perusahaan dari ketersediaan 950 perusahaan yang ada di Kudus. Secara persentase kecil, tetapi kami berharap tidak ada PHK," harapnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga kerap memberikan informasi lowongan pekerjaan bagi warga Kudus.
Hal itu bisa didapatkan pada papan informasi yang berada di Disnaker Kudus dan informasi lowongan kerja melalui kanal media sosial.
"Harapan kami dengan adanya informasi lowongan kerja dapat dimanfaatkan bagi masyarakat Kudus untuk mendapatkan pekerjaan," terangnya. (Rad)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/Suasana-Perkantoran.jpg)