Berita Blora
Penataan dan Pengembangan Area Stasiun Cepu Diperluas, Bupati Blora: Mungkin Ada Investor Minat
PT KAI Daop 4 Semarang akan memperluas area penataan dan pengembangan Stasiun Cepu. Bupati Blora, Arief Rohman, tak tutup kemungkinan adanya investor
Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Yayan Isro Roziki
TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Area penataan dan pengembangan atau tata kembang Stasiun Besar Kereta Api (KA) Cepu akan diperluas.
Rencananya, pengembangan tersebut meliputi penataan kawasan parkir yang saat ini kondisinya dirasa sempit.
Kemudian perluasan area publik untuk shelter UMKM, serta sejumlah fasilitas penunjang lainnya.
Kepala PT KAI Daop 4 Semarang, Wisnu Pramudyo, mengungkapkan desain awal penataan dan pengembangan Stasiun Cepu sudah disusun dan disambut baik oleh Bupati Blora Arief Rohman.
Pengembangan itu sendiri dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang.
“Masih banyak lahan aset PT KAI di sekitar stasiun Cepu yang belum dimanfaatkan secara maksimal."
"Untuk itu akan kita coba untuk menatanya kembali," ucap Wisnu Pramudyo kepada tribunmuria.com, Kamis (15/9/2022).
Dalam memaksimalkan perencanaan itu, PT KAI Daop 4 Semarang dan Pemkab Blora telah melakukan penandatanganan kerjasama penataan stasiun tersebut, di Kantor PT KAI Daop 4 Semarang pada Kamis (14/7/2022) lalu.
Kemudian, pembahasan kerja sama antara Pemkab dan PT KAI Daop 4 Semarang dilanjutkan dengan pertemuan di ruang pertemuan Sekretariat daerah Blora kemarin (15/9/2022).
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, kereta api merupakan salah satu moda transportasi andalan masyarakat yang nyaman dan tepat waktu.
Sehingga kenyamanan penumpang di stasiun harus diutamakan.
Orang nomor satu di Blora itu pun menyambut baik rencana pengembangan dan penataan stasiun Cepu tersebut.
“Jika stasiunnya bagus dan nyaman, maka yang naik kereta pasti semakin banyak."
"Apalagi Cepu akan kita dorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Jawa Tengah," terang Arief Rohman.
"Pemkab siap mendukung pengembangan stasiun Cepu ini dan mendorong optimalisasi aset PT. KAI agar dapat ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” sambung Arief Rohman.