Senin, 13 April 2026

Berita Kudus

Bermacam Materi yang Didapat Peserta Pelatihan Drafter CAD di Kudus

Peserta pelatihan keterampilan drafter CAD (computer-aided design) yang diselenggarakan Balai Latihan Kerja (BLK) Kudus akan mendapat bermacam materi.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
Rifqi Gozali
Peserta pelatihan keterampilan drafter CAD menyimak pemateri di Balai Latihan Kerja Kudus. 

TRIBUNMURIA.COM, KUDUS – Peserta pelatihan drafter CAD (computer-aided design) yang diselenggarakan Balai Latihan Kerja (BLK) Kudus akan mendapat bermacam materi. Mulai dari yang paling dasar menggambar dua dimensi sampai gambar tiga dimensi.

Instruktur dalam pelatihan keterampilan drafter autoCAD, Zaenuri, mengatakan akan mengajarkan materi dasar dari aplikasi autoCAD dan autodesk inventor. Dua aplikasi tersebut menjadi peranti dasar dalam menggambar untuk keperluan teknik.

Dia mencontohkan, drafter merupakan pekerjaan yang saat ini masih tetap dibutuhkan oleh perusahaan. Di Kudus sendiri ada sejumlah perusahaan, misalnya PT Pura maupun PT Djarum yang sudah barang tentu memerlukan tenaga drafter. Di sana biasanya drafter dibutuhkan untuk merancang mesin produksi.

Drafter sendiri, kata dia, merupakan pekerjaan menggambar dua atau tiga dimensi untuk kepentingan struktur teknis, arsitektur, dan maupun kepentingan teknik sipil. Dia mencontohkan, untuk mendesain mesin hasil produksi dari sebuah perusahaan, sebelum alat itu dibuat perlu adanya perencanaan. Perencanaan ini juga termasuk gambar detail calon alat yang akan diproduksi nantinya.

“Di sini tugas drafter, mereka harus bisa menyusun rencana dan menggambar calon alat atau  mesin yang akan dirancang dan dibuat perusahaan,” kata Zaenuri.

Untuk mencapai keterampilan sebagai seorang drafter, perlu beberapa kecakapan. Mulai dari kecakapan menggambar menggunakan aplikasi autoCAD atau autodesk inventor yang dioperasikan menggunakan sistem komputer. Kemudian kecakapan menghitung kapasitas dan kekuatan dari rancangan yang tertuang dalam gambar tersebut.

Pelatihan drafter CAD yang akan berlangsung kali ini selama 17 hari. Itupun masih terpotong dua hari untuk materi peningkatan mental peserta. Alhasil, waktu efektif pelatihan hanya 15 hari. Tempo waktu selama itu, dirinya akan memberikan materi sepadat mungkin.

“Atau ada peserta yang sudah memiliki dasar CAD, bisa sesuai permintaan materi gambar apa yang dia inginkan,” katanya.

Instruktur lainnya, Elha Ega, mengatakan kalau memang para peserta nantinya tidak bekerja untuk perusahaan sebagai seorang drafter, minimal dia bisa menggambar desain bangunan atau rumah. Dengan begitu keterampilannya masih tetap bisa digunakan. Akan tetapi, untuk hal ini, mereka perlu konsultasi dengan mereka yang ahli di bidang teknik sipil, sebab kemahiran perihal menghitung kekuatan komponen penyusun bangunan tidak dimiliki oleh seorang drafter.

Sumber: TribunMuria.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved