Berita Jateng
Dampak Renovasi Jembaran, Kepala Desa Ploso Minta Bantuan Perbaikan Jalan
Renovasi Jembatan Wonokerto Demak Km 18 yang menghubungkan jalur pantura arah Semarang-Kudus menimbulkan kemacetan yang panjang.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM, DEMAK - Renovasi Jembatan Wonokerto Demak Km 18 yang menghubungkan jalur pantura arah Semarang-Kudus menimbulkan kemacetan yang panjang.
Pasalnya, berbagai kendaraan baik berat maupun pribadi satu persatu melewati jembatan Wonokerto baru arah Kudus-Semarang.
Namun, hal itu malah menyebabkan kemacetan yang panjang. Tidak hanya itu di jalur alternatif juga demikian.
Salah satu jalur alternatif di Desa Ploso penuh oleh pengendara motor, mobil pribadi, bus, maupun truk.
Bahkan juga terlihat mobil dan truk yang kosong ditinggalkan oleh sopirnya karena terlalu lama menunggu antrean kemacetan di jalur alternatif tersebut.
Baca juga: MPLS bagi Siswa Baru di SMK PGRI Blora, Polres imbau Jauhi Miras Dan Narkoba
Baca juga: Pelonggaran Protokol Kesehatan pada Masa Pasca-pandemi, Epidemiologi: Tetap Perlu Pakai Masker
Pada perempatan jalan alternatif di jembatan Ploso terlihat para warga sibuk mengatur lalu lintas yang padat merayap.
Kepala Desa Ploso, Muhadjir yang ikut mengatur padatnya lalu lintas, mengkhawatirkan jalan di desanya menjadi rusak lantaran dilewati kendaraan besar.
"Kalau jalan dilewati truk-truk besar, bus, jalannya rusak apalagi jalannya bukan kapasitasnya untuk dilewati kendaraan besar," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Senin (25/7/2022).
"Apalagi ini sampai berbulan-bulan, sampai delapan bulankan. Lama-lama rusak," tambahnya.
Karenanya, ia meminta bantuan kepada pemerintah untuk membantu perawatan jalan di desanya.
Baca juga: Siapkan SDM Polri Unggul di Era Police 4.0, 535 Siswa di SPN Diminta Serius Ikuti Pendidikan Bintara
Baca juga: Hati-hati, Oli Tumpah di Sepanjang Jalan Depan SMPN 1 Ungaran, Sejumlah Pemotor Terjatuh Terpeleset
Ia berharap agar nantinya kendaraan besar sebaiknya tidak melintas di daerah Ploso.
"Lewat sini sebenarnya tidak apa-apa tapi kalau kendaraan besar-besaran ya rusak jalannya, karena ini didesain untuk jalan kendaraan pribadi," pintanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/macet-2578.jpg)