Berita Jateng
Buntut Kebakaran Gudang Pupuk, Ketua DPRD Kabupaten Demak Minta Kaji Ulang Perizinan
Menyusul dampak kebakaran Pabrik Pupuk CV Saprotan Utama Bandungrejo, Ketua DPRD Demak, Fachrudin Bisri Slamet, meninjau lokasi kejadian.
Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Moch Anhar
TRIBUNMURIA.COM, DEMAK - Menyusul dampak kebakaran Pabrik Pupuk CV Saprotan Utama Bandungrejo, Ketua DPRD Demak, Fachrudin Bisri Slamet, meninjau lokasi kejadian, Senin (25/7/2022).
Dalam tinjauannya, Ketua DPRD Demak, mengajak sejumlah pihak terkait untuk mengkaji ulang peri\inan pabrik pupuk tersebut.
"Kita ke sini (Saprotan Utama), setelah mendapat informasi masyarakat yang terdampak kebakaran, khusunya karena polusi udara yang ditimbulkan. Kita ajak beberapa dinas terkait untuk mengkaji ulang, mulai dari perizinan sampai aktivitas produksinya," terang Slamet.
Baca juga: Dua Joki Pelaku Penembakan Istri TNI Tercatat sebagai Warga Semarang, Pak RT: Wah Sangar
Baca juga: Adaptasi Kemajuan Teknologi, Desa Cemani Sukoharjo Bikin Studio Podcast hingga Diapresiasi Bupati
Baca juga: Jenazah Korban Mutilasi Disambut Isak Tangis Keluarga di Kab Tegal, Ibunya Histeris Sampai Pingsan
Selain itu, Slamet menambahkan, tinjauannya tersebut, untuk memastikan penanganan paska kebakaran CV Saprotan Utama, sudah tepat.
"Saya harapkan semua yang terlibat harus introspeksi, khususnya, lokasi pabrik yang berdekatan dengan pemukiman dan rumah sakit, agar kejadian serupa tidak terulang lagi," tambahnya.
Hingga saat ini, penanganan paska kebakaran Pabrik Pupuk CV Saprotan Utama terus dilakukan.
Usai membongkar atap gudang, penggunaan liquid foam, hingga eco enzym, proses pendinginan telah selesai dilakukan dan menunggu olah TKP yang dilakukan Inafis Polres Demak dan Tim Labfor Polda Jawa Tengah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/muria/foto/bank/originals/gudang-pupuk-267.jpg)