Berita Olahraga

Sorak Sorai Ribuan Pendekar Iringi Final Kejurda VII PS NU Pagar Nusa di GOR Mustika Blora

Sorak Sorai Ribuan Pendekar dalam Final Kejurda VII PS NU Pagar Nusa di GOR Mustika Blora

Penulis: Ahmad Mustakim | Editor: Yayan Isro Roziki
TribunMuria.com/Ahmad Mustakim
Sorak sorai para pendekar mewarnai suasana pertandingan semi final dan final Kejurda Pagar Nusa di GOR Mustika Blora, kemarin. 

TRIBUNMURIA.COM, BLORA – Final Kejuaraan Daerah (Kejurda) ke VII Pencak Silat NU Pagar Nusa di GOR Mustika Blora berlangsung semarak. 

Para pendekar dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah harus berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan pertandingan ini. 

Suasana pertandingan semi final dan final tadi malam tampak para pendekar mendapat sorak setiap kali mengeluarkan jurus andalannya. 

Baca juga: 1.200 Pendekar Bertarung di Blora, Kejurda VII PW PSNU Pagar Nusa di GOR Mustika

Baca juga: Video 1.200 Pendekar Bertarung di Blora, Kejurda VII PW PSNU Pagar Nusa

Baca juga: PSTI Jateng akan Bangun Sistem Kejuaraan Berjenjang Semua Kelompok Usia, Ini Kata Rasiawan

Beberapa peserta yang menang tampak sudah mendapat medali. 

Salah satunya, Elok Fofinabila (11), Petarung cilik kelas 5 MI asal Wonosobo ini berhasil mengalahkan lawan tandingnya dan juga sempat kesulitan.

Dirinya mendapat medali emas lantaran juara satu tanding usia dini kelas E putri, bertanding selama dua ronde. 

"Tadi rasanya greget-greget banget pengen cepat mengalahkan musuh."

"Soalnya kelas kejurda ini bukan main-main dari Kabupaten pasti mengeluarkan petarung terbaiknya," ungkapnya saat ditemui di arena, Selasa (15/3/2022). 

Handoyo Joyo Wardoyo yang berasal dari Kecamatan Gebok, Kabupaten Kudus mendapatkan juara satu tanding usia dini kelas D putra. 

Ia merasa hampir kewalahan dalam menaklukkan lawannya.

"Tadi musuh kalah poin, musuhnya berat melawannya, saya berusaha terus, Alhamdulillah menang dapat medali emas ini," kata dia. 

"Saya ingin terus melanjutkan prestasi sampai jenjang yang lebih tinggi kalau bisa ya sampai kelas internasional," ucap bocah yang masih kelas 6 di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kudus.

Handoyo sebelumnya mendapat juara satu di tingkat Kabupaten dan mendapatkan medali emas hingga saat ini mewakili daerahnya. 

Dari ketekunannya dalam berlatih bisa menorehkan di Kejurda. Ia mengaku bercita-cita menjadi guru Pencak Silat NU pagar Nusa.

Dikabarkan sebelumnya, Kejurda ke-VII Pencak Silat NU Pagar Nusa se-Jateng ini di tutup malam kemarin. (kim) 

Sumber: TribunMuria.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved